Jaksa Periksa 10 Orang, Terkait Dugaan Penyimpangan Dana 3 M Di Dinas P2KP3A Sumbawa

JayantaraNews.com, Sumbawa 

Sudah periksa 10 orang pejabat dan mantan pejabat pada Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KP3A) Kabupaten Sumbawa, telah dilakukan pemeriksaan dan pengambilan keterangan klarifikasi oleh Tim Jaksa Penyidik Kejari Sumbawa, terkait dengan proses pendalaman penyelidikan melalui kegiatan pengumpulan data serta pengumpulan bukti dan keterangan (Puldata dan Pulbuket).

Dengan adanya indikasi penyimpangan dalam pelaksanaan sejumlah program dan kegiatan operasional pada Dinas P2KP3A Kabupaten Sumbawa tahun anggaran 2017 – 2018 lalu dengan nilai total anggaran mencapai sekitar Rp 3 Miliar itu, ternyata terus berlanjut hingga pekan mendatang, menyusul pengambilan keterangan klarifikasi terhadap dua orang petugas penyuluh keluarga berencana (PKB) tingkat Kecamatan, Rabu (12/2).

Pantauan awak media di Kantor Kejari Sumbawa, terlihat dua orang petugas PKB Ahmad Nurhalim (Sumbawa) dan Dody Hidayat Jaya M (Alas) datang memenuhi panggilan Jaksa dan langsung dilakukan pemeriksaan (Klarifikasi) diruang tertutup dan berbeda ruang Pidana Umum dan ruang pidana khusus oleh tim Jaksa Penyidik, dengan menjawab sejumlah pertanyaan Jaksa secara kooperatif terkait dengan sejumlah program Dinas P2KBP3A Sumbawa yang telah dilaksanakan di Kecamatan masing-masing, dengan kegiatan pemeriksaan berlangsung hingga dua – tiga jam penuh.

Salah seorang petugas PKB usai keluar dari ruang pemeriksaan ketika dicegat sejumlah awak media untuk dimintai komentar terkait hal tersebut, tidak mau berkomentar banyak, alias “No Comment”, dan untuk lebih jelasnya silakan tanya kedalam (Jaksa Penyidik, red), ucapnya.

Saat dikonfirmasi sejumlah awak media di ruang kerjanya, Kasi Pidsus Kejari Sumbawa Reza Safetsila Yusa, SH membenarkan, kalau hari ini giliran dua orang petugas Penyuluh KB diperiksa dan diambil keterangan klarifikasinya terkait dengan bidang tugasnya masing-masing, dan menyangkut soal materi pemeriksaan mohon maaf, nanti saja sebab ini masih sebatas klarifikasi, dan dalam waktu dekat ini sejumlah pihak terkait termasuk didalamnya sejumlah pejabat dan mantan pejabat akan segera dilayangkan panggilan bagi pemeriksaannya dalam pekan ini juga, ujarnya. (Dhy JN)