Dana BUMDes Ds Pancawangi Tasikmalaya Diduga Jadi Bancakan Oknum Perangkat!

JayantaraNews.com, Tasikmalaya

Dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Pancawangi, Kecamatan Pancatengah, Kabupaten Tasikmalaya, diduga jadi ajang bancakan. Pasalnya, banyak ditemukannya indikasi penyelewengan oleh oknum perangkat.

Jajat, salah satu tokoh masyarakat Dusun Citambang menjelaskan, total keseluruhan dana BUMDes dari tahun 2017 hingga 2019 adalah 320 juta. Dari total tersebut, sebagian dibelikan pada peralatan seperti laptop, Alat Tulis Kantor (ATK) dan mesin fotokopi. Sebagiannya lagi, kurang lebih sekitar 250 juta dipakai untuk modal putar alias modal usaha. 

Modal putar tersebut, lanjut Jajat, regulasinya sungguh tidak wajar serta tidak jelas perwujudannya, bukti fisiknya tidak ada. ” Saat digelar di forum tentang rincian keuangan bersama seluruh pengurus BUMDes, ternyata dana sebesar 45 juta mengendap di salah satu oknum perangkat desa,” paparnya kepada JayantaraNews.com saat ditemui di kediamannya, Rabu (19/2/2020).

Menurut Jajat, oknum perangkat desa tersebut menyimpan uang 45 juta, modusnya adalah pengamanan. ” Kalau memang pengamanan, mau diamankan dari siapa? secara aturan, penyimpanan uang itu harusnya di rekening BUMDes yang pegang adalah bendahara, bukan di perorangan,” tandasnya.

Menanggapi persoalan itu, Kepala Desa Pancawangi, Aip Suhendar akan bertindak tegas secara aturan, dan pihaknya juga mengakui bahwa ini adalah kekeliruan,” dana BUMDes tersimpan di seorang oknum perangkat desa, itu tidak boleh,” ringkasnya. (Tim JN)