Aniaya Anak SD, Orang Tak Dikenal Diamankan Polsek Jampangtengah

JayantaraNews.com, Sukabumi

Anak di bawah umur dianiaya oleh orang tak dikenal dengan cara dicekik lehernya, lalu diterlentangkan di pematang sawah. Beruntung anak tersebut berontak hingga lari ke rumah. Anehnya, orang yang menganiaya anak tersebut, saat diamankan Polisi berpura-pura gila.

Sebut saja ‘Nazwa Salsabila Doa Tunnisa’ (11), putri Supendi yang tinggal di Kp Ciendog RT 03/RW 12 Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi.

Nazwa, saat disambangi JayantaraNews.com, masih terbaring di rumahnya, karena sempat shock lantaran ada memar di muka dan robek di leher, juga patah tulang di jari kanan.

AKP H Usep N, S.Ip selaku Kapolsek Jampangtengah melalui telepon selulernya, membenarkan atas kejadian penganiayaan yang menimpa anak di bawah umur tersebut.

Kapolsek Jampangtengah, AKP H Usep N, S.Ip

” Sekira jam 12.30 WIB, hari Selasa (18/2/2020), di Kp Tanjungsari RT 03/RW 12 Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, telah terjadi korban penganiayaan anak di bawah umur.”

Kronologisnya, lanjut Kapolsek, saat korban pulang sekolah berjalan kaki, tiba-tiba dicekik seorang laki-laki tidak dikenal, dengan ciri-ciri: pakai kupluk kepala, sweater, celana warna hitam, dan orang tersebut telah kami amankan guna penyidikan lebih lanjut. Saat mau diamankan anggota dan masyarakat, orang tersebut berpura-pura gila,” terangnya.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek dan memar di bagian leher serta luka lebam bagian wajah, selain itu korban pun mengalami patah tulang pada bagian jari telunjuk tangan kanan dan mengalami trauma, tutup Kapolsek Jampangtengah. (Pid)