Gugus Tugas Kota Depok Lamban Umumkan Hasil Swab PDP, Ini Kata DKR:

JayantaraNews.com, Depok

Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Kota Depok mempertanyakan terlalu lamanya hasil Swab pasien yang diduga terjangkit Virus Corona.

Hal ini disampaikan Roy Pangharapan, selaku Ketua DKR Kota Depok, menanggapi banyaknya keluhan mantan pasien yang dinyatakan negatif Virus Corona, seperti mantan pasien Rudi Kurniawan yang juga anggota DPRD Kota Depok, Senin (6/4/2020).

Roy Pangharapan berharap, Gugus Tugas PP Covid-19 Kota Depok harus segera memberikan klarifikasi atas lamanya hasil Swab. “ Iya dong, masyarakat harus tahu, kenapa hasil Swab sangat lama,” ujar Roy Pangharapan.

Sementara, keterlambatan hasil Swab akan menimbulkan perasaan kurang baik terhadap para pasien yang dikategorikan Pasien Dalam Pengawasan atau PDP. Tentu kalau hasil Swab-nya makin cepat diketahui, akan lebih baik, terutama bagi kepentingan pasien itu sendiri.

Untuk itu, DKR mendesak agar Gugus Tugas PP Covid-19 Kota Depok ini segera mengklarifikasi agar tidak menimbulkan kecurigaan yang tidak perlu.

Seperti dikatakan oleh Rudi Kurniawan, pasien yang dikatakan negatif ini, bahwa dirinya mengetahui hasil Swab setelah dirawat selama 18 hari di RSUD Kota Depok.

Menurut Rudi Kurniawan yang juga anggota DPRD Kota Depok ini, hasil pemeriksaan laboratorium dirinya saat di isolasi, menunjukkan hasil yang baik semua. Dari tujuh hari di isolasi di RSUD, kesehatannya menunjukan perkembangan yang makin baik, tetapi tidak bisa segera dipulangkan karena belum adanya hasil Swab. Walaupun sudah ada hasil negatif dari rapid test, tetapi belum meyakinkan.

Pertanyaannya, ada apa dengan kinerja Gugus Tugas Pemkot Depok, heran Roy. (Yuni )