WaJIT: Demi Kemanusiaan, Dewan KBB Kudu Ikhlas Pokirnya Untuk Penanganan Covid-19

Ketua Dewan Pertimbangan Wahana Jaringan Informasi Terpadu (WaJIT), Haris Bunyamin

JayantaraNews.com, Cililin

Sesuai SKB Mendagri dan Menkeu yang mewajibkan refocusing anggaran dalam penanganan Covid-19, salah satunya meminta agar dana hibah digeser ke Bansos untuk penangan Covid-19. Maka, anggaran hibah yang berasal dari Pokir DPRD seluruhnya dialihkan ke Bansos Covid-19.

” Tujuannya jelas untuk tanggap darurat dampak Covid-19,” ujar Ketua Dewan Pertimbangan Wahana Jaringan Informasi Terpadu (WaJIT), Haris Bunyamin kepada redaksi, Kamis (23/4/2020).

Haris meminta, hindari tarik ulur kepentingan, apalagi kepentingan pribadi atau kelompok saat situasi ekonomi masyarakat sudah sangat kritis. ” Artinya, Pemda harus konsentrasi penuh untuk mengatasi dampak Corona, tentunya ini membutuhkan anggaran yang sangat besar,” tuturnya.

Salah satu anggaran yang masih memungkinkan untuk dipangkas, kata Haris, anggaran hibah. ” Saya sangat berharap, seluruh Anggota DPRD untuk mengikhlaskan anggaran Pokir seluruhnya dialihkan ke anggaran Bansos Covid-19, demi menolong masyarakat yang sedang membutuhkan,” tuturnya.

Yang perlu dipikirkan, sebut Haris, adalah efek dari dampak Corona (Covid-19), akan terjadi persoalan multidimensi tindak kriminal rawan pangan dan tentunya berefek gizi buruk. ” Adapun terkait penanganan, tentunya Bupati sebagai Ketua Gugus Tugas Covid-19, perlu adanya urun rembuk multi stakeholder, karena menyangkut jaga lembur, baik pengamanan kriminalitas maupun penanganan rawan pangan yang bakal melanda ke semua segmentasi,” tandasnya. (Red)