Abah Yayat: Pansus Covid-19, Harga Mati!

JayantaraNews.com, Kab. Bandung

Masih masifnya wabah Covid-19 dan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberpa wilayah, sangat terasa dampaknya, terutama dari segi ekonomi khususnya masyarakat di Kabupaten Bandung.

Sebagian besar masyarakat yang tadinya sangat antusias mendapatkan bantuan, baik itu dari Pemprov (Bangub) dan Pemkab. Bandung, namun sekarang banyak yang gigit jari alias kecewa.

Pasalnya, data penerima DTKS dan non-DTKS nya dinilai masih amburadul. Sehingga banyak terjadi kasus warga yang seharusnya menerima, namun tidak mendapatkan haknya, begitupun sebaliknya.

Hal ini ditanggapai serius oleh salah satu Anggota Dewan Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Bandung, Yayat Sudayat (Abah Yayat) ketika ditemuai awak media di Kantor Kecamatan Rancaekek, Selasa (5/5/2020).

“Untuk data DTKS dan non-DTKS, saya sangat kecewa. Ternyata Dinsos memakai data 2017, seharunya kan pakai data update 2020. Makanya fakta di lapangan, bantuan dari pemerintah banyak yang tidak tepat sasaran,” ungkap Abah Yayat dengan ekspresi berapi-api.

“Maka dari itu, saya menginisiasi di DPRD Kabupaten Bandung untuk terbentuknya Pansus Covid-19. Tujuannya, supaya kami pihak Legislatif bisa mengawasi, mengawal dan menjawab semua persoalan, terutama masalah data DTKS dan non-DTKS,” ujarnya.

“Pokoknya terbentuknya Pansus Covid-19, sudah harga mati!” tegas Abah Yayat.

Di saat yang sama, Anggota Dewan Fraksi PKS DPRD Kabupaten Bandung, Maulana Fahmi, S.Si menuturkan terkait permasalahan ini kepada awak media. Ia menyampaikan, “Kita secepatnya akan mengadakan audiensi dengan pihak terkait (Dinsos) untuk mendapatkan solusi dan perbaikan secepatnya. Kalau untuk distop sementara program bantuan ini tidak mungkin, yang pasti kita sikapi dengan secepatnya, kita bentuk Pansus, dan Alhamdulillah, yang setuju sudah 32 dari total 55 anggota. Itu sudah cukup,” katanya.

“Semoga dengan terbentuknya Pansus Covid-19 ini, bisa menjawab semua persoalan dan mendapatkan solusinya,” pungkas Fahmi. (Budi)