Petugas Intens Lakukan Penyemprotan & Ukur Suhu Tubuh Di Isolasi SMPN 2 Padaherang

JayantaraNews.com, Pangandaran

Penyemprotan disinfektan dan pengukuran suhu oleh Petugas PKM Sindangwangi, di tempat isolasi SMP Negeri 2 Padaherang berjalan lancar.

Suhu peserta isolasi rata-rata 34,5 derajat sampai 36,2 derajat. Peserta isolasi sampai Senin (11/5) pukul 8.30 WIB, berjumlah 42 orang dari 4 desa, yaitu Desa Ciganjeng, Bojongsari, Sindangwangi, dan Karangsari.

Sempat dilontarkan oleh peserta isolasi tersebut, yang menyampaikan, “Dalam proses isolasi, larangan jaga jarak dan berkerumun jangan untuk peserta isolasi saja. Namun semua yang ada di lingkungan isolasi pun sama, terutama yang melaksanakan piket, dan tamu harus mematuhi aturan, yaitu jaga jarak tidak boleh berkerumun. Terkait wabah ini, peserta isolasi pun ketakutan, karena tamu yang datang pun bisa jadi membawa virus tersebut,” ujarnya.

Disampaikan juga oleh peserta isolasi terkait sampah yang seakan tidak adanya tindakan dan terkesan kumuh.

Dikonfirmasi JayantaraNews.com, Aji, salah satu petugas piket mengatakan, bahwa untuk penanganan sampah akan dimusyawarahkan oleh masing-masing Gugus Tugas, sehingga nantinya, empat desa akan membuat jadwal mengenai penanganan sampah tersebut.

Adapun ketika dipertanyakan terkait jam kerja para petugas piket, Aji mengatakan, “Petugas piket selama 12 jam berjumlah 2-3 orang, dibagi menjadi dua shift dalam satu hari satu malam. Shift ke satu masuk jam 07.00 pagi, pulang jam 19.00 WIB malam. Kami bertugas menerima tamu yang datang, baik tamu yang nengok, dari dinas ataupun instansi lain yang bermaksud bertamu. Selain itu, kami pun diberi tugas untuk menginformasikan kepada peserta isolasi apabila ada keluarganya yang menengok. Tiap pagi kami mengontrol air di galon untuk cuci tangan, dan mengontrol bak air kalau-kalau airnya habis,” katanya.

“Kami pun memberikan imbauan kepada peserta isolasi untuk berolahraga dan berjemur di pagi hari,” tutup Aji. (Nung)