Peduli Kemanusiaan, “PGIS & FKUB Depok Peduli” Gelar Baksos

JayantaraNews.com, Depok

Persatuan Gereja Indonesia dan Sekitarnya (PGIS) bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Depok Peduli, gelar aksi sosial penyemprotan cairan disinfektan di tempat-tempat rumah ibadah, seperti masjid, gereja, bahkan tempat tinggal para pemulung.

Selain penyemprotan cairan disinfektan, PGIS dan FKUB Depok juga dilakukan pemberian Sembako untuk warga terdampak Covid-19.

Pelaksanaan Baksos tersebut turut dihadiri oleh Ketua Umum PGIS Kota Depok Pdt. Bebalazi Zega yang didampingi Mangaranap Sinaga selaku Sekretaris PGIS, Pdt. Linda Purba, Pdt. Romy Palit, Pdt Riky, dari FKUB Kota Depok, yaitu H. Lutfiyanto dari unsur MUI dan unsur dari Khonghucu Litan Pancoranmas, Eka Wijaya.

Menurut Mangaranap Sinaga, kegiatan bakti sosial ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap warga terdampak Covid-19, katanya saat ditemui awak media di lokasi, Senin (1/6/2020).

Mangaranap panggilan kecil Ranap ini juga menyampaikan, bahwa kegiatan ini dilaksanakan di Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Juni, agar kita saling memberikan kasih, upaya mempererat tali silaturahmi dalam keragaman, imbuhnya.

Kegiatan Baksos penyemprotan disinfektan dan pemberian Sembako dilakukan di lima titik, sebut Ranap.

Jadi bakti sosial ini tidak seperti biasanya, dimana biasanya kita membagikan Sembako. Tahun ini kita dahulukan penyemprotan desinfektan, mengingat kondisi negara kita masih kondisi pandemi Covid-19. Tentu saja dampak pandemi ini bukan semata-mata virus saja, melainkan dampaknya terhadap perekonomian.

“Sehingga kami membantu bagikan Sembako, khususnya yang terkena dampak Covid-19. Ini upaya membantu warga masyarakat,” ujarnya.

Mangaranap mengimbau, agar kita selalu menjaga pola hidup sehat sesuai protokol kesehatan, menjaga jarak, selalu pakai masker dan mecuci tangan pakai sabun. Apalagi kita akan menghadapi tatanan kelola  hidup baru (new normal).

PGIS sebagai organisasi beragama gereja-geraja Indonesia se-Kota Depok yang bekerjasama dengan FKUB Kota Depok. Kita akan mempersiapkan rumah-rumah ibadah untuk ibadah umat beragama, khususnya di Kota Depok menuju kehidupan baru (new normal). Maka dari itu, dengan melakukan penyemprotan disinfektan, sekaligus mengikuti PSBB berakhir pada tanggal 4 Juni 2020, Kamis lusa. Maka hari Jumat menjadi hari pertama kita terlepas dari PSBB kehidupan baru atau new normal.

“Kita bersihkan tempat ibadah masjid untuk melaksanakan Salat Jumat dengan melakukan penyemprotan disifenfektan.”

Aksi Baksos digelar di saat Hari Kesaktian Pancasila 1 Juni, karena Pancasila merupakan dasar negara kita, agar semua umat beragama melihat, bahwa kita juga membantu tidak hanya satu agama saja, kita menggandeng FKUB.

“Hari ini kami memberikan paket Sembako sebanyak 250, kedepannya direncanakan hari Rabu ada rapat kerukunan umat beragama lagi, kami akan melihat bagaimana mencari donatur yang memiliki kelebihan.”

Selain Sembako, kami juga akan menambahkan bantuan berupa vitamin, masker, dan handsanitizer tetap diperlukan. Jadi yang ketiga jenis tersebut menjadi program ke depan. Di saat begitu, pemerintah membuat new normal se Kota Depok diberlakukan, kami sudah melakukan perang untuk memutus mata rantai Covid-19 ini.

Soal bantuan dari Pemkot Depok, pihaknya sampai saat ini belum ada menerima bantuan dari Pemkot Depok terkhusus untuk FKUB dan PGIS. Justru sebaliknya, kita yang membantu pemerintah dalam penanganan dan penanggulangan, memberikan bantuan terhadap warga masyarakat yang terdampak, ulasnya.

Untuk itu, kata Ranap, sebelum pemerintah berlakukan physical distance, kita sudah melakukan untuk pencegahan serta memutus mata rantai Covid-19 dengan beribadah di rumah masing-masing, terang Ranap.

Pdt. Bebalazi Zega, Ketum PGIS Kota Depok berharap, kegiatan penyemprotan dan pemberian Sembako untuk warga masyarakat dapat bermaanfaat dan dapat digunakan.

Di kesempatan itu, H. Lutfiyanto dari FKUB unsur MUI kota Depok menambahkan, kegiatan Baksos ini dilaksanakan untuk membantu warga masyarakat yang terdampak Covid-19, ucapnya.

Lebih lanjut Lutfi katakan, dengan situasi dan kondisi saat ini, kita harus mematuhi peraturan pemerintah dan protokol kesehatan, yakni dengan menjaga jarak, menggunakan masker, cuci tangan yang bersih serta menjaga imun, tuturnya.

Wichandra Rohaniawan Khonghucu mengucapkan terima kasih, karena telah berkunjung di Luntang Makin Khonghucu Pancoranmas.

Sementara, Dwi, Ketua RT 01/01, Perikanan Pancoranmas menuturkan, “Alhamdulillah, warga kami telah dibantu dengan Sembako dari PGIS dan FKUB Kota Depok.”

Siti Rusmiaty (64), ibu rumah tangga warga RT/RW 03/01 warga Kampung Baru, begitu juga Jaja Hidayat (52) seorang pekerja pemulung warga Kampung Lio, Kecamatan Beji, bersyukur dan berterimakasih atas kepedulian para dermawan pengurus PGIS dan FKUB Kota Depok, yang telah memberikan bantuan Sembako kepada kami. Semoga bantuannya mendapat berkah, seraya menyampaikan ucapan terimakasihnya. (Yuni)