Warga Baranangsiang Cipongkor KBB, Angkat Suara: Ada MISTERI Bantuan Covid-19!!!

Gambar ilustrasi

 JAYANTARA NEWS, KBB

Kepada Redaksi JAYANTARA NEWS, pada Jumat, 5 Juni 2020, Ais demikian nama panggilan dari Asep Imam Supratman, warga Desa Baranangsiang, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, mempertanyakan kebenaran dana bantuan terdampak Covid-19 yang diterima di rumahnya, sesaat usai Salat Ied pada 24 Mei 2020 lalu, untuk kakak dan orangtuanya.

“Waktu itu melalui istri Pak RT tempat saya tinggal, selesai Salat Ied, saya menyaksikan kakak dan orangtua diberi amplop. Isinya, masing-masing uang Rp. 70 ribu,” jelasnya sambil menambahkan –“Baru kali ini saya ungkapkan, karena waktu itu masih suasana lebaran. Setelah saya cek kesana-kemari, bukankah bantuan terdampak Covid-19 ini Rp. 600 ribu per-KK, namun bagi daerah saya ini masih misteri?”

Selesai dengan penjelasan secara lisan tadi, Ais melalui WhatsApp memberikan rincian (chating) penelusuran tentangnya, yang beberapa hari kemudian berhasil melakukan komunikasi melalui WA dengan istri Kepala Desa Baranangsiang, Heri Purwanto, ”Hanya nomor kontak istri kepala desa ini yang bisa saya peroleh. Itu pun didapat dari perangkat desa di Baranangsiang,” tambah Ais dengan masih mempertanyakan, – “Di Baranangsiang ini ada 42 RT setahu saya, semua dapat amplop terdampak Covid-19. Jumlahnya antara Rp. 70 ribu – Rp. 100 ribu, ini kan aneh? Terkadang, ada yang hanya diberi Sembako saja, tanpa amplop tentunya.”

Masih kata Ais, “Saya ungkapkan ini semata demi pentingnya transparansi, tak lain hanya itu. Adapun sumber bantuan Covid-19 itu banyak, ini yang mana? Kata Gubernur Jabar juga ada 9 sumber. Semoga dugaan saya dan warga lain tentang yang bukan-bukan, tidak terjadi. Warga mah minta transparan saja.”

Heri Purwanto & Ketua BPD

Secara terpisah, Redaksi JAYANTARA NEWS mengkonfirmasi perihal dugaan di atas ke Heri Purwanto yang dijawab langsung olehnya secara singkat, “Sebaiknya mengkonfirmasi ke jajaran BPD (Badan Permusyawaratan Desa).” Sayangnya, ketika diminta lebih lanjut di jajaran BPD, siapakah yang bisa dikonfirmasi? Heri Purwanto seketika itu tidak menjawab.

Konfirmasi lainnya tentang hal ini, Redaksi JAYANTARA NEWS mengontak Darya Sugangga, Ketua Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) KBB, menurutnya khusus perihal penyaluran bantuan di Desa Baranangsiang – “Saya tidak bisa memberi tanggapan”.

Lebih lanjut menurut Darya, haruslah dilakukan crosscheck, karena: ”Sumber bantuannya darimana? Ada BLT (Bantuan Langsung Tunai), Dana Desa, Bansos Kabupaten, Bansos Provinsi, Bansos Pusat, dan Bansos dari pihak ke-3,” jelasnya dengan menambahkan – “Sedikitnya bantuan ke desa ada 7. Adapun bantuan pra-kerja dan pelatihan hingga saat ini, belum nyampe.”

Redaksi hampir bersamaan pada Jumat sorenya, secara terpisah berhasil mengontak Budiman, Ketua BPD Desa Baranangsiang, Cipongkor, ini dikontak seperti disarankan oleh Heri Purwanto, mengklarifikasi penyaluran bantuan bagi warga Desa Bararanangsiang yang dibagikan, utamanya pada saat lebaran 2020 lalu dengan besaran kira-kira Rp. 70 ribu – Rp. 100 ribu per-KK atau memberikan Sembako tanpa amplop yang berisi uang tuani.

“Pihak Pemdes sudah menyalurkan secara aturan BLT-DD, yaitu Rp. 600 ribu per-KK,” demikian kata Budiman. (Tim)