Imbas Proyek Siluman BBWS Asal²an, Normalisasi Citarik Longsor Lagi

JAYANTARA NEWS, Kab. Bandung

Inilah imbas proyek yang tidak transparan, akibatnya pengerjaan tidak maksimal dan terkesan asal-asalan.

Baca berita terkait: Langgar UU KIP, Pengerjaan Normalisasi DAS Citarik Rancaekek Layaknya Proyek Siluman – https://www.jayantaranews.com/2020/06/58778/

Hal ini terlihat dari pengerjaan normalisasi DAS Citarik. Belum juga selesai pengerjaan, tanah di pinggir sungai untuk sempadan DAS Citarik sudah longsor lagi.

Warga sekitar pun sangat menyayangkan dengan pengerjaan normalisasi DAS Citarik yang dikerjakan oleh Perusahaan Siluman yang tidak memasang papan proyek dan tidak terbuka dalam pengerjaan serta anggarannya itu.

Pengerukan DAS Citarik di wilayah Desa Haurpugur dan Sangiang, Kecamatan Rancaekek tersebut, selain dalam pengerjaannya diduga asal-asalan, namun juga berakibat pada tidak maksimalnya pengerukan DAS Citarik, dan dinilai hanya penghamburan anggaran.

Seperti diungkapkan oleh salah seorang warga yang tidak mau disebutkan jati dirinya. Ia mengatakan, “Saya sangat kecewa dengan adanya pengerukan DAS Citarik ini, karena menurut informasi, anggarannya mencapai miliyaran rupiah,” jelasnya.

“Coba lihat…” belum juga beres pengerjaan, eeh tanah hasil pengerukan longsor kembali. Apakah ini yang namanya proyek pemerintah ?, seharusnya pihak BBWS memantau dan melihat di lapangan. Ini akibat dari PT Siluman yang mengerjakan normalisasi DAS Citarik tanpa adanya keterbukaan ke publik,” berang warga. (Asep Setiawan)