BOMA Jabar Puji Kinerja Polsek Cimenyan Tangkap Pembakar Balegede Alam Santosa, Terduga Lainnya Adakah?


JAYANTARA NEWS, Cimenyan

Guliran merebaknya informasi tertangkapnya terduga pelaku pembakaran (9/6/2020) aula ikonik Jabar yang dikenal dengan nama Balegede  ‘Julangapak’ di Kawasan Ekowisata dan Budaya Alam Santosa, Pasir Impun Cimenyan, Kabupaten Bandung, rupanya dengan cepat tersebar di Jawa Barat bahkan hingga tingkat nasional.

“Lega, meskipun ini baru satu terduga pelaku yang tertangkap. Jajaran Polsek Cimenyan, yakin akan meringkus semua segera, juga mengungkap dalang peristiwa tragis ini. Soalnya perlu nyali besar untuk melakukan perbuatan ini. Balegede bukan sembarang bangunan, Alm. Taufik Kiemas, Wapres Jusuf Kalla, Surya Paloh, beberapa Menteri Negara, Gubernur Jabar (Ahmad Heryawan & Ridwan Kamil), Tokoh Nasional Solihin GP, Kang Iwan Bule atau Komjen Purn. Mochamad Iriawan kala dikukuhkan sebagai tokoh adat (BOMA Jabar), dan beberapa tokoh lainnya sempat hadir Alam Santosa Balegede,” ujar musisi dan budayawan Deni Tudirahayu yang akrab disapa Kang Ozenk ‘Percussion’.

Ozenk yang kini bergiat di bidang lingkungan hidup dan budaya, ketika dihubungi redaksi per telepon (30/6/2020) terkait telah tertangkap terduga pelaku pembakaran Aula Balegede, langsung mengumbar nada sumringah alias bungah selama bertelepon dengan redaksi sambil menambahkan – “Jagoan eta jajaran Polsek Cimenyan, hebatan nya ? Menyusul menangkap terduka pelaku lainnya kayaknya bisa tuh …”

Sementara itu, redaksi pada Senin, 29 Juni 2020 ketika mengkonfirmasi Kompol Sumi M, SH, atas tertangkapnya salah satu terduga pelaku pembakaran Aula Balegede di Alam Santosa pada 9 Juni 2020:

“Benar, salah satu terduga pelaku sudah tertangkap walaupun ia semula ditangkap dalam kasus lain, yaitu pembacokan. Kini ia sedang kami tangani,” ujar Kompol Sumi M, SH, Kapolsek Cimenyan di Jl. Terusan Padasuka No. 41 Cimenyan, Kab. Bandung.

Sumi, tatkala ditanya lebih lanjut, dengan siapakah terduga pelaku (satu orang) ini melakukan perbuatannya: ”Hal ini sedang kami kembangkan,” tuturnya singkat.

Eka Santosa: Arus Pendek, Bukan !

Dalam kesempatan ini Eka Santosa Sekjen (Duta Sawala) BOMA Jabar, dan Ketua Umum DPP Gerakan Hejo sekaligus pemilik dari bangunan aula Balegede seluas sekitar 3 kali lapangan bandminton, kala dihubungi redaksi (29/6/2020), paling utama ia katakan: ”Alhamdulillah, terduga pelakunya tertangkap, dan kami dari BOMA (Baresan Olot Masyarakat Adat) Jabar, serta Gerakan Hejo, dan Manager Kawasan Ekowisata dan Budaya Alam Santosa, mengapresiasi kinerja jajaran Kapolsek Cimenyan. Gugurlah sudah hipotesa Balegede terbakar karena arus pendek listrik, ternyata disengaja!”

Selanjutnya Eka berharap: ”Semoga Polisi secara profesional bisa mengembangkan kasus ini, apa motivasi pelaku? Setahu saya, selama ini tidak ada permasalahan mendasar dalam hidup bertetangga. Inilah yang selalu ditanyakan oleh banyak kalangan mulai dari tokoh-tokoh nasional hingga tokoh dan warga Jabar dari segenap pelosok. Termasuk pak Gubernur Ridwan Kamil, dan Pak Ganjar Pranowo (Gunernur Jateng) pun mempertanyakan hal ini,” jelas Eka sambil menambahkan – “Setidaknya selain secara material dirugikan, secara moral banyak memperoleh pertanyaan dari tokoh-tokoh di negeri ini, koq tega orang membakar bangunan kebanggaan masyarakat Jawa Barat?”

Wa Ugis, salah satu Olot (tetua adat) dari BOMA Jabar yang berada pelosok Jabar tepatnya di Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi yang membawahi Kampung Adat Ciptagelar, Sirnaresmi, dan Ciptamulya, mengetahui telah ditangkap satu orang pelaku pembakaran (30/6/2020), ia menyatakan rasa syukur dan terima kasih pada jajaran Polsek Cimenyan di Kabupaten Bandung,” semoga pelaku lainnya bisa tertangkap. Mustahil, kata Uwa ini pelakunya sendirian. Motif, dan siapa di belakang peristiwa ini, seharusnya diungkap pula. Yakin Polisi bisa menuntaskannya.”

Abah Ilin (84) dari Kampung Adat Cikondang di Desa Lamajang, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, juga salah satu Olot di BOMA Jabar mengetahui terduga pelaku pembakaran Balegede di Alam Santosa tertangkap, merasa bersyukur. “Cobi eta anu sanesna kumaha. Asa moal mungkin ieu budak sorangan ngaduruk. Komo make semacam bom molotov mah, coba diungkap ku Ibu Polisi,” tambah Abah Ilin yang pensiunan tentara Kodam III Siliwangi. 

Tak ketinggalan aktivis pendidikan, sosial & lingkungan hidup Iwan Hermawan yang kerap disapa Iwan FAGI (Forum Aksi Guru Indonesia), mengetahui terduka pelaku pembakaran Balegede sudah diamankan Polisi, ia turut mengapresiasi kinerja Polsek Cimenyan, “Tinggal yang lainnya coba diungkap, agar tuntas siapa dalang peristiwa keji ini,” ungkapnya yang sudah beberapa kali melakukan kegiatan di Alam Santosa.

Datang Keluarga Terduga ..”

Beberapa saat sebelum berita ini dinaikkan, redaksi dari pantauan salah satu group percakapan WhatsApp (WA) pada Senin malam, 29 Juni 2020 Eka Santosa kedatangan rombongan keluarga dari inisial A yang diduga sebagai salah satu pelaku pembakaran aula Balegede. Dalam kesempatan ini, Eka justru dengan besar hati telah memaafkan yang langsung mendapat pujian dari puluhan rekannya di group WA ini, dengan catatan bahwa diduga pelaku A ini sebaiknya berbicara yang sejujurnya dan sebenar-benarnya.

“Ya, hanya itu yang saya minta dari yang diduga pelaku ini, bicaralah yang sebenarnya apa dan mengapa melakukan perbuatan ini, bersama siapa pula? Kepenasaran saya belum berhenti, apa tujuannya membakar Balegede, salah apa dia, salah apa kami?” pungkas Eka ketika dihubungi pada Selasa siang (30/6/2020). (Harri Safiari)