Terkait Bansos Covid-19, Ini Penjelasan Dinsos Sumbawa

JAYANTARA NEWS, Sumbawa

Terkait dengan Bansos Rp.300 ribu yang diterima masyarakat Desa Penyaring, Kecamatan Moyo Utara, Sumbawa, Dinas Sosial Sumbawa menjelaskan, bahwa ada yang double mendapatkan Bansos penanganan Covid-19, seperti bantuan sosial tunai (BST) Kemensos dan JPS Gemilang, sehingga salah satu bantuan di alihkan kepada pihak yang berhak menerima.

“Pemerintah desa berinisiatif memanggil masyarakat yang awalnya sudah menerima JPS Gemilang tahap 1 diterima awal Mei 2020, dan mendapatkan Bansos tunai pada tanggal 22 Mei 2020, kemudian dijelaskan, bahwa ini tidak boleh double,” ujar Kabid Limjamsos Dinsos Sumbawa Mirajuddin kepada JAYANTARA NEWS di ruang kerjanya, Kamis (9/7).

Ia menjelaskan, tentu dengan konsekwensi penerima JPS Gemilang tahap satu digantikan dengan jumlah barang yang diterima atas kesepakatan dua belah pihak. “Namun menurut informasi, bahwa Rp.300 ribu dimaksud merupakan pengganti JPS Gemilang tahap 1, bukan Bansos tunai Kemensos,” jelasnya.

Semenjak kasus tersebut, kami sempat dipanggil oleh Kejaksaan, dan kami berinisiatif untuk crosscheck lapangan, kata raju sapaan akrabnya pejabat humanis ini.

“1 Juli, kami lakukan crosscheck lapangan dan bertemu dengan dua orang yang terindikasi double, setelah dicrosscheck, ternyata didapati ada 9 orang yang mendapatkan Rp.300 ribu bansos tunai.”

Kendati demikian, dua orang yang dimaksud itu ternyata mendapatkan dua jenis bantuan, di antaranya Bansos tunai dan JPS Gemilang, karena sifat bantuan tidak boleh double,” tukasnya. (Dhy JN)