Menindaklanjuti Limbah Busuk Dibuang ke Sungai, Lurah Sei Merbau turun ke Gudang Pelita

JayantaraNews.com, Tanjungbalai

Menindaklanjuti keresahan warga terkait limbah berbau busuk yang dialirkan ke sungai, Fahrurazi, selaku Lurah Sei Merbau, Rabu siang (22/7/2020) melakukan monitoring ke Gudang Pelita yang berada di Jalan Kol. Yos Sudarso, Kelurahan Sei Merbau, Kecamatan Teluk Nibung.

Pantauan JayantaraNews.com di lokasi gudang yang saat itu turut meliput, nampak Lurah Sei Merbau monitoring dan melihat sumber limbah yang berbau busuk serta mencemari sungai itu.

Usai melakukan monitoring, Lurah menerangkan, bahwa pihaknya memperingatkam untuk tidak membuang limbah lagi ke sungai, hingga membuat resah masyarakat dengan baunya serta mencemari sungai.

“Saya sudah ingatkan agar mereka tidak membuang limbah hasil pengolahan ikan-ikan busuk mereka ke sungai lagi. Saya juga sudah suruh untuk segera mengurus izin-izin pengolahan air limbahnya dan membuat kolam pengolahan air limbah mereka. Apabila mereka masih membuang limbahnya ke sungai, saya akan surati gudang tersebut,” tegas Fahrurazi.

Sementara itu, Namid, sebagai Humas Gudang Pelita saat dikonfirmasi beberapa wartawan, Selasa (21/7/2020) menerangkan, bahwa benar limbah tersebut berasal dari ikan-ikan busuk yang diolah oleh pihak gudang.

“Benar, limbahnya dibuang ke sungai. Soal izin pengolahan air limbah, kami belum ada, masih proses pengurusan kepada Dinas Lingkungan Hidup,” ungkapmya.

“Kalau soal selanjutnya, saya tidak bisa menjelaskan sama abang-abang, nanti saya sampaikan kepada pimpinan biar bisa ketemu langsung dengannya yang lebih paham,” tutupnya. (Eko Setiawan)