Diduga Tak Berizin, Bangunan DAS & Reklamasi di Tanjungbalai Hiraukan Surat Peringatan KSOP

JayantaraNews.com, Tanjungbalai

Bangunan yang memakan Daerah Aliran Sungai (DAS) dan Reklamasi yang berada di Kelurahan Kapias Pulau Buaya, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, yang diberhentikan sementara  pengerjaannya oleh pihak Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Teluk Nibung dengan memasang plang, pada Jumat (3/4/2020) lalu, merasa kebal hukum.

Pantauan JayantaraNews.com, pada Kamis (30/7/2020), bangunan yang ditetapkan oleh pihak KSOP Pelabuhan Teluk Nibung Kota Tanjungbalai, yang telah memakan Daerah Aliran Sungai (DAS) dan Reklamasi tersebut, diduga belum mengantongi izin, namun kembali melakukan aktivitas pembangunan.

Saat dikonfirmasi JayantaraNews.com melalui telepon selulernya, Kamis (30/7/2020), Kepala KSOP Teluk Nibung, Afrizal Tanjung membenarkan, bahwa pemilik bangunan DAS dan Reklamasi tersebut belum mengajukan syarat untuk mengurus izin kepada pihaknya.

“Mereka belum mengurus izin apa pun kepada saya. Senin kemarin saya sudah ke lokasi, dan saya sudah instruksikan petugas saya untuk memberikan surat peringatan untuk tidak dilakukan pembangunan lagi, namun tidak dihiraukan. Saya akan memberikan surat peringatan yang kedua,” ungkap Afrizal.

Dikatakannya, “Soal penindakkan, pihak kami merasa lemah. Yang memiliki kekuasaan penuh yakni Pemerintah Kota Tanjungbalai. Kalau pihak kami tidak akan memberikan izin, apabila adanya aktivitas atau kegiatan yang berhubungan laut, atau jika ada aktivitas kapal dibuatnya di situ, kami tidak akan memberikan izin,” beber Afrizal.

Di akhir obrolan, Kepala Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan Teluk Nibung menegasakan, bahwa pihaknya akan menindaklanjuti bangunan DAS dan Reklamasi tersebut. “Dalam waktu dekat, saya akan ke Jakarta untuk menindaklanjuti persoalan bangunan DAS dan Reklamasi tersebut dengan membawa bukti-buktinya,” pungkas Kepala KSOP.

Hingga berita ini diterbitkan, pemilik bangunan tersebut belum bisa dikonfirmasi. (Eko Setiawan)