KPU Sumbawa Tetapkan 5 Paslon Bupati & Wakil Bupati Peserta Pilkada

JayantaraNews.com, Sumbawa

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumbawa menetapkan 5 (lima) Pasangan Bupati dan Wakil Bupati pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumbawa tahun 2020. Penetapan dilakukan berdasarkan hasil rapat pleno internal KPU Sumbawa tertuang pada Keputusan KPU Sumbawa Nomor : 342 / HK.03.1-Kpt/5204/03/KPU-Kab/IX/2020.

Ketua KPU Kabupaten Sumbawa, Muhammad Wildan, M.Pd., dalam keterangan Persnya, Rabu (23/9) mengatakan, penetapan dilakukan berdasarkan hasil rapat pleno internal KPU Sumbawa. Menurutnya, banyak hal yang menjadi pertimbangan sebelum akhirnya ditetapkan lima pasangan calon tersebut.

“Pleno internal pukul 09.20 Wita. Banyak hal yang kami pertimbangkan, mulai dari surat keputusan hasil pemeriksaan kesehatan dari ketua tim pemeriksaan kesehatan rumah sakit provinsi. Kedua berdasarkan hasil verifikasi dokumen persyaratan calon dan dokumen hasil verifikasi dokumen perbaikan sebagai dasar.

“Oleh karenanya, setelah mempertimbangkan dan memutuskan, menetapkan melalui surat keputsan KPU nomor tanggal 23 September 2020 ditetapkan secara resmi kelima Bapaslon yang mendaftar pada tanggal 4 s/d 6 September lalu ditetapkan kelima-limanya menjdi pasangan calon sebagai peserta Pilkada 2020,” jelasnya.

Selanjutnya, lanjut Wildan, dilaksanakan tahapan penarikan nomor urut pasangan calon. Penarikan nomor urut ini sambungnya, dilaksanakan di aula Hotel Sernu Raya, Kamis (24/9/2020) besok, pukul 09.00 wita hingga selesai.

“Tahapan besok akan dilaksanakan tahapan penarikan nomor urut pada tanggal 24 di Hotel Sernu,” tuturnya.

Ditambahkan, ada syarat yang bisa menggugurkan bagi calon yang berstatus PNS. Yakni ada ketentuan dan dokumen yang harus diserahkan kepada KPU berupa surat keputusan pengunduran diri dari PNS. Dokumen tersebut paling lama telah diterima oleh KPU 30 hari sebelum hari pencoblosan.

“Di sini ada dua PNS, Dewi Noviani dan Muhammad Ikhsan. Jadi untuk keputusannya belum kita terima dan itu paling telat akan kita terima 30 hari sebelum hari pencoblosan. Atau pada tanggal 9 November,” ulasnya.

Adapun, lima Paslon dimaksud, yakni; pasangan Drs. H. Mahmud Abdullah dan Dewi Noviany, S.Pd., M.Pd. Pasangan ini didukung oleg Partai Golkar, Nasdem, PKS, dengan 12 kursi. Kemudian, Ir. Talifuddin, M.Si., dan Sudirman, S.IP. Paslon perseorangan ini mengantongi 30.223 dukungan. Selanjutnya, pasangan HM. Husni Djibril, B.Sc., dan Dr. H. Muhammad Ikhsan, M.Pd., didukung oleh PKB, PDI-P, dan PAN, dengan 14 kursi.

Kemudian pasangan Nurdin Ranggabarani, SH., MH., dan H. Burhanuddin Jafar Salam, SH., MH. Pasangan ini didukung oleh PPP dan Domokrat, dengan jumlah kursi 9 kursi. Terakhir, pasangan Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., dan Ir. H. Mokhlis, M.Si. Pasangan ini didukung oleh Partai Gerindra, Berkarya, Hanura, dan PKPI, dengan jumlah kursi 10 kursi. (Aji JN)