Soal Kasus Penyerangan & Perusakan Mapolsek Ciracas, DanPuspomad: Sudah Ada Yang Jadi Tersangka

JayantaraNews.com, Jakarta

Akhirnya Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Darat (Puspomad) menetapkan 63 Prajurit TNI Angkatan Darat sebagai Tersangka kasus penyerangan dan perusakan Markas Polsek Ciracas (Mapolsek), Jakarta Timur, Agustus 2020.

Di acara Konferensi Pers itu, Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (DanPuspomad) Letnan Jenderal TNI Dodik Widjanarko mengatakan, sebanyak 63 Prajurit TNI dari matra Angkatan Darat ini juga telah resmi menjalani penahanan, katanya di Markas Puspomad, Jakarta Pusat, Rabu (7/10/2020).

“Yang sudah dinaikkan statusnya sebagai Tersangka dan ditahan sebanyak 63 personel, terdiri dari 33 satuan,” sebutnya.

Pihak Puspomad juga telah melakukan pemeriksaan terhadap 42 orang Prajurit TNI AD. Mereka diperiksa untuk dimintai keterangan sebagai saksi, dan saat ini telah dikembalikan ke kesatuannya masing-masing, imbuhnya.

DanPuspomad juga telah memeriksa 42 personel TNI AD sebagai saksi, setelah diperiksa dikembalikan ke kesatuannya,” ucap Jenderal bintang tiga ini.

Dodik mengungkapkan, pihak kami di Puspomad juga telah merinci serta memeriksa 65 saksi lainnya. Mereka terdiri dari 53 orang warga sipil dan anggota Polri, tujuh personel TNI Angkatan Laut, dan lima personel TNI Angkatan Darat.

Sebab, lima saksi dari TNI AD itu mengetahui kejadian di TKP, karena merupakan pejabat di Jajaran Kodim Jakarta Timur dan Koramil Pasar Rebo,” Beber Dodik.

Menurut Wakil DanPuspom TNI Marsekal Pertama TNI Joko Tri Kartono menambahkan, pihaknya juga telah menetapkan Tersangka lain dari matra Angkatan Laut dan Angkatan Udara.

Dijelaskan Joko, rinciannya sebanyak 10 prajurit dari matra Angkatan Laut yang ditetapkan sebagai tersangka, dan satu Prajurit TNI Angkatan Udara (AU) juga telah menyandang status yang sama, terangnya.

Untuk itu, terang Joko, secara keseluruhan total Tersangka dari tiga matra TNI dalam kasus penyerangan dan perusakan Polsek Ciracas ini berjumlah 74 orang. “Personel yang sudah diperiksa dan dinyatakan sebagai Tersangka, TNI AD sebanyak 63 dari terperiksa 106 orang. TNI AL sebanyak 10 dari 13 terperiksa, dan TNI AU sebanyak 1 dari 25 terperiksa, sehingga ada tambahan sebanyak 8 Tersangka dari sebelumnya. Total keseluruhan Tersangka ada 74 orang,” ungkap Joko.

“Kasus Polsek Ciracas segera dilimpahkan ke Oditur, tunggu saja tanggal mainnya,” ucap Puspomad mengakhiri. (Yuni)