Imbas Pengerjaan oleh Kontraktor Siluman, TPT di Jln. Cipaku-Majalaya, ROBOH!

JayantaraNews.com, Kab. Bandung

Bangunan Tembok Penahan Tebing (TPT) yang berada di Jalan Cipaku – Majalaya, tepatnya  di wilayah Kampung Rajadesa, Desa Cipaku, Kecamatan Paseh, Kab. Bandung, nyatanya, belum juga genap 1 tahun, namun TPT setinggi kurang lebih 7 meteran itu ROBOH.

Robohnya TPT tersebut, diduga dalam pengerjaannya tidak sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB), selain banyaknya pengurangan kualitas material yang tidak sesuai.

Menurut salah seorang warga setempat, saat dihubungi JayantaraNews.com mengatakan, “TPT ini pada waktu pengerjaannya sangat tertutup sekali. Bahkan saya pun tidak tahu berapa anggaran yang digelontorkan pemerintah, dan pembanguannya pun kalau ngga salah belum genap 1 tahun,” ungkapnya.

“Kalau melihat dari konstruksi pada waktu pengerjaan, saya berprediksi tidak akan tahan lama, karena menggunakan besi yang tidak sesuai spesifikasi. Ternyata dugaan saya benar, dan benar-benar roboh,” paparnya.

TPT yang dibangun untuk menahan agar tidak terjadi longsor akibat benturan air sungai terhadap tebing Jln. Raya Cipaku – Majalaya, kini bukan saja longsor, namun juga menimpa melalui aliran sungai yang ada di wilayah Desa Cipaku.

Akibat robohnya TPT sepanjang 3 meter yang diakibatkan oleh konstruksi yang terkesan amburadul itu, mengakibatkan meluasnya longsoran tanah wilayah sekitar. “Warga sudah mulai khawatir, Bang. Karena longsor semakin meluas dan memakan badan jalan,” ujar warga lagi.

Inilah akibat banyaknya kontraktor-kontraktor siluman yang bergentayangan di Kabupaten Bandung, hingga banyak pembangunan yang tidak bertahan lama, sementara banyak pula sisa anggaran yang masuk kantong pribadi. (Asep Setiawan)