Kepala Disnakertrans Sumbar Hadiri Pengukuhan SDC di Kab. Solok

JayantaraNews.com, Kab. Solok

Bupati Solok mengukuhkan Skill Development Centre (SDC) dan Workplace Kab. Solok.

Pengukuhan dan Sosialisasi SDC ini dihadiri oleh Bupati Solok  H. Gusmal, SE., MM., Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sumbar diwakili oleh Kabid Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Wilson, Asisten Eksbangkesra Medison, Kadis DPMPTSP Kennedy Hamzah, Kepala BLK Padang. Selanjutnya, Ketua Kadin Kab. Solok, Ketua Baznas Kab. Solok, Rektor UMMY Solok, Kepala Cabang Wilayah III Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar, Kepala SMK se-Kabupaten Solok, para Pimpinan Perusahaan, Ketua Himpunan Lembaga Pelatihan Seluruh Indonesian Kab. Solok, dan Pimpinan Lembaga Pelatih Kerja.

Pusat pengembangan Keahlian/Skill Development Center/SDC dan Workplace merupakan forum kerjasama, koordinasi, harmonisasi, dan sinergi antar pemangku kepentingan di bidang pengembangan kompetensi, profesionalisme dan produktivitas SDM di daerah, yang terdiri dari lembaga pendidikan dan pelatihan dunia usaha dan industri dan pemerintah daerah, terang Kadis DPMPTSP Kennedy Hamzah.

Tujuan kegiatan ini, untuk melakukan sinkronisasi dan sinergi pelaksanaan kegiatan SDC Kab. Solok dengan forum SDC dengan tempat kerja yang sudah ditetapkan. Kemudian memberikan pemahaman tentang peran dan tugas forum SDC.

Pengukuhan dan sosialisasi ini diikuti oleh forum SDC dan workplace terdiri atas Kadin, Kepala SKPD terkait, Kepala SMK, Pimpinan Lembaga Pelatihan Kerja Swasta, Perguruan Tinggi, serta Dunia Usaha.

Bupati Solok H. Gusmal, SE., MM., saat pengukuhan Forum SDC dan workplace mengatakan, bahwa masalah pengangguran merupakan masalah kompleks dan rumit dihadapi oleh hampir setiap daerah di Indonesia. Masalah pengangguran disebut bersifat “Cross Cutting Isues” atau masalah lintas sektor. Permasalahan pengangguran harus diatasi secara sinergi antar sektor, yaitu antara pemerintah pusat dan daerah, serta pemangku kepentingan terkait “Badan Pusat Statistik” Kab. Solok tahun 2019 mencatat jika jumlah pengangguran di Kabupaten Solok sebesar 4,65% atau sekitar 11.000 orang, ujar Bupati Solok.

Selanjutnya Bupati Gusmal menyampaikan meningkat tajam di tahun 2020 akibat Pandemi Covid-19. karena itu, penanganan masalah ini tidak mungkin diselesaikan oleh hanya satu perangkat daerah saja, perlu diciptakan korelasi yang kokoh antar pemangku kepentingan terkait di semua lini. “Skill Development Center (SDC) hadir sebagaimana salah satu solusi meningkatkan kompetensi SDM dan menekan angka pengangguran.”

Terakhir, Bupati Gusmal menjelaskan, perlu diapresiasi, karena tujuannya sangat baik. Tidak hanya menciptakan sinergi dunia usaha, juga menciptakan SDM berkualitas dan siap kerja, khususnya lulusan SMK, tutupnya. (Aji)