Pembangunan Gapura Selamat Datang Ds. Babakan Peuteuy Cicalengka, Diduga Sarat Penyimpangan

JayantaraNews.com, Kab. Bandung

Pembangunan Gapura atau Tugu Selamat Datang di wilayah RW 03 Desa Babakan Peuteuy, Kecamatan Cicalengka, Kab. Bandung, yang diambil anggarananya dari Dana Desa (DD), diduga sarat penyimpangan.

Pembangunan yang dianggarkan sebesar Rp48.800.000,00 itu, dari mulai pembangunannya sudah diborongkan pekerjaannya. Selain itu, bahwa dalam menyerap anggarannya pun diprediksi tidak mencapai dari nilai tersebut.

Amin, selaku Kasie Perencanaan Desa Babakan Peuteuy, saat dimintai keterangan oleh JayantaraNews.com, pada Senin (2/11) menjelaskan, “Pembangunan Gapura di RW 03 telah sesuai dengan anggaran. Bahkan memakai besi dan digali sesuai dengan rencana,” jelasnya.

“Bahkan untuk fondasi tiang, saya sudah mengerjakan penggalian dan memakai cakar ayam. Walaupun itu berada di pinggir selokan, namun tetap untuk pemasangan besi saya tancapkan ke bawah. Kalau masalah pekerjaan, memang saya borongkan dengan nilai Rp10 juta sampai beres, jadi letak salahnya di mana ?” tanyanya.

Pantauan awak media, untuk pembangunan Gapura di RW 03 Desa Babakan Peuteuy, Kec. Cicalengka, yang diduga sarat dengan kepentingan itu sudah jelas menyalahi aturan. Karena dalam pengerjaan swakelola mestinya tidak boleh diborongkan, dan seharusnya yang berhak mengerjakan pembangunan adalah TPKD sesuai dengan yang tertera dalam papan informasi pembangunan.

Namun nyatanya, segala sesuatunya yang berwenang adalah kasie perencanaan, dan LPMD sendiri seolah tidak dilibatkan dalam pembangunan Gapura atau Tugu Selamat Datang itu.

Saat dikonfirmasi JayantaraNews.com, Kepala Desa Babakan Peuteuy, pada Selasa (03/11) mengatakan, “Pembangunan itu memang saya borongkan pekerjaannya, karena permintaan pegawai, yang katanya malu bekerja di musim hujan, karena banyak diam,” katanya.

“Maka dari itu, saya memborongkan perkerjaan dan saya akui itu salah. Tapi itu permintaan pegawai, sedangkan dalam pembangunannya saya gunakan cakar ayam agar kokoh. Jadi bila dikatakan itu tidak memakai cakar ayam jelas salah,” kata Kades Babakan Peuteuy.

Namun setelah telusur punya telusur saat JayantaraNews.com mengecek ke lapangan, kenyataannya, pembangunan Gapura Selamat Datang yang seharusnya dikerjakan oleh TPKD, justru tidak menggunakan cakar ayam. Karena selain pinggir-pinggir gapura adalah selokan, juga tidak ada bekas galian cakar ayam. Maka dari itu, sudah selayaknya BPMPD dan Inspektorat harus segera mengecek pengerjaan gapura tersebut. (Asep S./Egi BP)