Ketua PWOIN Jabar: Statement Sekelompok APDESI Sukabumi Kebablasan!!!

JayantaraNews.com, Sukabumi

Viralnya video berdurasi 27 detik dari sekelompok Anggota Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Sukabumi di berbagai Group WhatsApp (WAG) di kalangan awak media, yakni dengan berstatement dan mendeklarasikan diri atas ketidaksukaannya kepada LSM dan Media, dinilai Agus Chepy Kurniadi, selaku Ketua Perkumpulan Wartawan Online Independen (PWOIN) Jawa Barat, sudah kebablasan!

“Mungkin maksudnya ditujukan kepada para oknum, baik dari kalangan LSM maupun Media yang kadang menyimpang dari Tupoksi yang dianggap meresahkan para kepala ataupun perangkat desa, dalam melakukan investigasi dan konfirmasi menyangkut segala kebijakan yang dirasa janggal. Tapi kan tidak semua rekan-rekan dari LSM maupun Media seperti itu,” ungkapnya.

Agus juga sangat menyayangkan akan sikap dan perilaku sekelompok APDESI, yang mendeklarasikan di Kantor DPMD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa) Pelabuhan Ratu Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang sudah memberikan pernyataan dan keluar dari jalur.

Agus Chepy Kurniadi, Ketua PWOIN JABAR

“Mereka sekelompok anggota Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Sukabumi secara terang-terangan menyatakan ketidaksukaannya terhadap LSM dan Wartawan di Sukabumi. Kan lucu,” tutur Agus Chepy.

Dalam Video tersebut mengatakan : “Kami seluruh anggota APDESI se-Kabupaten Sukabumi, menyatakan melawan kepada LSM dan Media yang selalu mengobok-obok Kepala Desa. Merdeka !!! Merdeka !!! Allahu Akbar !!!”.

“Padahal juga tidak seluruhnya anggota yang tergabung di APDESI di Sukabumi menyatakan sikap seperti itu. Itu kan hanya mewakili yang belum tentu disepakati semua anggota APDESI,” imbuhya.

Agus Chepy juga sangat menyayangkan atas pernyataan sekelompok APDESI tersebut, yang langsung menantang dan tanpa melibatkan sepatah bahasa oknum. “Itulah yang disebut kebablasan !” sebutnya.

Menanggapi hal itu, sebagaimana sudah diberitakan sebelumnya, Sekjen APDESI Sukabumi mengatakan, bahwa dirinya tidak hadir dalam acara deklarasi tersebut.

“Ya pak, kebetulan saya tidak hadir di acara itu, sedang ada urusan lain di luar,” kata Tutang Setiawan saat dihubungi melalui selulernya, Selasa (24/11/2020).

Baca berita terkait: Viral !!! Video APDESI Sukabumi Akan Melawan LSM & Media – https://www.jayantaranews.com/2020/11/66226/

Tutang mengatakan, bahwa ia juga sangat menyayangkan hal itu terjadi. “Karena kita ini tidak terlepas dari Media dan LSM,” ucapnya.

Di akhir pernyataan, Agus Chepy mengatakan, bahwa dirinya akan berkoordinasi dengan rekan-rekan lembaga (LSM & Media) di Sukabumi, untuk menyikapi langkah selanjutnya. “Kita akan berkoordinasi dengan rekan-rekan kita di Sukabumi, langkah apa yang akan kita tempuh, atau langsung bikin pelaporan,” katanya.

Kita tunggu pernyataan sikap mereka untuk meminta maaf dan melakukan klarifikasi. “Atau kita akan buat pelaporan atas pasal Ujaran Kebencian dan Provokasi,” tegas Agus.

Merujuk pada Pasal 28 ayat (2) UU ITE: “Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA)”. “Artinya video itu memang sengaja dibuat untuk menghasut dan mengajak orang lain agar benci kepada Media/Wartawan dan LSM,” tutupnya. (Tim)