Diajak Konfirmasi, Staf Kemenag Sijunjung Sumbar Seakan Mengabaikan Wartawan

JayantaraNews.com, Sijunjung

Mencermati sikap seorang ASN, sebagaimana tertera pada Undang-Undang No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, dimana dalam Pasal 1 angka 5 disebutkan: “Pelaksana pelayanan publik yang selanjutnya disebut pelaksana, adalah pejabat, pegawai, petugas, dan setiap orang yang bekerja di dalam organisasi penyelenggara yang bertugas maka akan melaksanakan tindakan atau serangkaian tindakan pelayanan publik”. Dengan demikian bisa dikatakan, bahwa pejabat adalah pelaksana pelayanan publik, dan setiap pegawai (PNS) adalah pelaksana pelayanan publik.

Meski jelas tertera, namun ada saja para oknum pegawai (ASN) yang seakan enggan untuk melayani publik, bahkan cenderung mengabaikan.

Hal demikian seperti yang terjadi di Kemenag Sijunjung, Sumatera Barat. Dimana ketika seorang awak media hendak berkunjung guna melakukan konfirmasi ke Kemenag dimaksud, pada Selasa (19/1/2021) lalu, yakni selintas peliputan kegiatan dari instansi tersebut, namun seorang wartawan seakan dikecoh oleh seorang bagian pelayanan umum inisial P, dengan berdalih, “Pak Kemenag lagi istirahat, tidak bisa ditemui. Padahal waktu itu menunjukkan pukul 2:30 WIB.

Ketika awak media JayantaraNews.com kembali mempertanyakan terkait keberadaan sang Kepala Kementerian Agama, dengan enaknya dia (pegawai) menjawab, “Bapak lagi tidak bisa diganggu oleh tamu,” katanya, yang seakan sudah berencana mengecoh seorang wartawan tersebut.

Suatu sikap yang sangat tidak terpuji terhadap awak media. Guna mengkonfirmasi selintas peliputan, namun diabaikan begitu saja.

Menyimak dari persoalan tersebut, sudah selayaknya seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) hendaknya memprioritaskan pelayanan terhadap masyarakat, bukannya mengabaikan dan cenderung menyepelekan, hingga jadi sorotan miring di mata publik. (Z)