Masyarakat Bima Protes Soal Dugaan Pemalsuan Isi Pupuk Non Subsidi oleh CV Rahmawati

JayantaraNews.com, NTB

Kasus pemalsuan isi kemasan pupuk non subsidi yang berisi pupuk bersubsidi oleh CV Rahmawati, menuai protes dari masyarakat. Pasalnya, masyarakat merasa dirugikan akibat isi pupuk yang tidak sesuai dengan harapan.

Hal ini disampaikan oleh Sahman, petani asal Desa Ngali, saat diwawancara pada Senin (1/2) di kediamannya. “Saya telah dirugikan atas persoalan pupuk palsu yang saya beli dengan harga Rp290.000,00. Saya minta pihak CV Rahmawati bertanggung jawab terkait pemalsuan isi pupuk tersebut,” keluhnya.

Tidak hanya itu, Sahman pun akan melaporkan kasus tersebut jika tidak ditanggapi serius oleh pihak Kaltim. Ia menduga, bahwa pemalsuan isi pupuk tersebut tidak hanya dialami oleh dirinya.

“Jika komplain saya tidak ditanggapi secara serius, maka saya akan melaporkan langsung sampai pusat,” ungkap Sahman melalui JayantaraNews.com.

“Ini merupakan masalah serius. Bayangkan, pupuk non subsidi tetapi isinya pupuk subsidi. Selain itu, pupuk pun dipenuhi biji jagung. Menurut saya, ini murni ada pemalsuan pupuk yang diduga dilakukan oleh CV Rahmawati,” tegasnya.

Untuk sementara waktu, Sahman memberi kesempatan kepada pihak CV Rahmawati cabang Bima untuk secara langsung mengecek terkait pupuk palsu tersebut. “Sementara ini saya memberi kesempatan kepada CV Rahmawati untuk melakukan pengecekan secara langsung terkait dugaan pupuk palsu tersebut,” pungkasnya. (Yas JN)