Hj. Thoriqoh Gelar Reses II Masa Sidang 2020-2021 di Desa Ganjarsabar Nagreg

JayantaraNews.com, Kab. Bandung

Upaya menampung aspirasi masyarakat desa, Hj. Thoriqoh Nashrullah Fitriyah ST, M.E, Sy., yang merupakan salah satu anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi PAN, pada Rabu (3/3/21) menggelar reses II masa sidang 2020-2021 di Desa Ganjarsabar, Kecamatan Nagreg, Kab. Bandung.

Kegiatan yang digelar di aula Desa Ganjarsabar itu, dihadiri  oleh kepala desa, tokoh dan masyarakat sekitar.

Masyarakat berharap, agar adanya pemberdayaan ekonomi di tengah pandemi Covid-19. Karena akibat pandemi Covid-19, ekonomi masyarakat menurun drastis, sehingga perlu perhatian pemerintah yang lebih agar faktor perekonomian di tengah pandemi lebih meningkat.

Imbas lain, pembangunan sarana prasarana umum (fasilitas umum) akibat pandemi ini cukup tersendat, karena anggaran pemerintah banyak terserap oleh penanganan Covid-19.

Saat dihubungi usai reses, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat ‘Hj. Thoriqoh’, menjelaskan, “Masyarakat diharapkan bersabar. Dalam situasi sekarang ini, mungkin anggaran untuk pembangunan berkurang, karena banyak terserap oleh penanganan Covid-19. Mungkin untuk pembangunan fasilitas umum akan diprioritaskan yang kebutuhannya mendesak,” ungkapnya.

“Sedangkan untuk sekarang ini, pemerintah terus berpikir dalam penguatan ekonomi, agar di tengah pandemi Covid-19, namun ekonomi kerakyatan terus berjalan, tanpa tersendat. Pemerintah sedang menguatkan sektor UMKM, agar perekonomian masyarakat tetap stabil,” jelasnya.

Di sisi lain, Kepala Desa Ganjarsabar Siti Hasanah  berharap, agar pembangunan tetap berjalan. “Saya berharap kepada Ibu Hj. Thoriqoh agar tetap memprioritaskan pembangunan, sektor perekonomian, dan pengajuan masyarakat Desa Ganjarsabar bisa terealisasi semua,” pintanya.

Tidak lupa, pada reses II Hj. Thoriqoh yang digelar di Desa Ganjarsabar di masa pandemi tetap menerapkan protokol kesehatan, yakni; Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak, agar penyebaran Covid-19 dapat diantisipasi. (Asep S/Egi BP)