Tersangka atas Laporan BPI KPNPA RI Terkait Kasus Korupsi BOK Kab. Bulukumba, Sudah Ditetapkan

JayantaraNews.com, Bulukumba

Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI), Tubagus Rahmad Sukendar, SH., S.Sos., memberikan apresiasi kepada Kapolda Sulsel Irjen Pol. Drs. Merdisyam, M.Si., atas pencapaian prestasi penanganan kasus korupsi yang dilaporkan BPI KPNPA RI kepada Kapolres Bulukumba. Dan melalui Tim Unit Tipikor Polres Bulukumba, akhirnya berhasil melakukan pengembangan penyidikan atas penyimpangan anggaran pada Dinas Kesehatan Bulukumba, Selasa (6/4/2021).

Rahmad Sukendar mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi Kapolda Sulsel dan Kapolres Bulukumba, dan Sat Reskrim melalui Unit Tipikor yang dipimpin oleh Ipda M. Ali, SH., yang telah berhasil mengungkap kasus tindak pidana korupsi di Dinas Kesehatan Bulukumba.

“Dari hasil pengembangan penyidikan oleh Unit Tipikor Polres Bulukumba, telah berhasil menetapkan tersangka, dan untuk tersangkanya sudah dilakukan penahanan, antara lain terhadap Kasubag Keuangan Sekaligus PPTK Biaya Operasional Kesehatan (BOK),” ujar Rahmad Sukendar.

Kanit Tipikor Ipda M. Ali, SH., menambahkan, “Dalam kasus ini, tersangka memiliki peran yang sangat sentral, yaitu memanipulasi pertanggungjawaban anggaran BOK, sehingga negara dirugikan sebesar 13,4 milyar,” jelasnya.

Sementara itu, Korwil BPI KPNPA RI wilayah Sulawesi Selatan Amiruddin, yang dikonfirmasi melalui pesan whatsappnya memberikan apresiasi terkait sudah ditahannya pelaku yang terlibat dalam kasus korupsi BOK Bulukumba. “Tersangka dijerat Pasal 2 dan atau Pasal 3 UU No. 31 Tahun 1999 Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.”

“Saat ini penyidik masih mendalami kemungkinan masih adanya tersangka lain dalam kasus ini. Kita bangga dan sangat memberikan dukungan dengan memberi informasi dan data, sebagai peran serta masyarakat melalui BPI KPNPA RI agar kasus korupsi di Kabupaten Bulukumba dapat dikikis habis. Terima kasih kepada Kapolda Sulsel serta Kapolres Bulukumba yang dengan cepat merespon laporan dari BPI KPNPA RI,” ucap Korwil BPI KPNPA RI wilayah Sulawesi Selatan Amiruddin. (Ahkam)