Antisipasi Penyebaran Covid-19, Pemkab Agam Tiadakan Pelaksanaan Salat Idul Fitri 1442 H di Lapangan & Masjid

JayantaraNews.com, Sumbar

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam, Sumatera Barat meniadakan pelaksanaan Salat Idul Fitri 1442 Hijriyah di lapangan dan masjid dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19, karena daerah ini masuk zona orange hampir zona merah.

Dari keterangan Kepala Bagian Kesra Sekretariat Daerah Agam, Surya Wendri di Lubuk Basung, Kabupaten Agam, mengatakan, “Ini sesuai kebijakan daerah, karena Agam masuk zona orange yang mendekati merah,” terangnya.

“Untukmenindaklanjuti Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia No. 04 Tahun 2021 tentang Perubahan Surat Edaran No. 03 Tahun 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1442 Hijriyah,” katanya.

Ia menjelaskan, kasus positif di Agam cukup tinggi akhir-akhir ini, sehingga daerah itu masuk zona orange yang mendekati zona merah.

Dengan kondisi itu, tambahnya, warga diminta untuk menunaikan Salat Idul Fitri di rumah saja dan melakukan silaturahmi dengan keluarga. “Bagi daerah zona kuning dan biru boleh melaksanakan Salat Idul Fitri dengan menerapkan protokoler kesehatan Covid-19, peserta dibatasi dan lainnya,” ucapnya.

Ia menambahkan, pihaknya bakal melakukan sosialisasi terkait imbauan untuk Salat Idul Fitri di rumah saja terkait kasus Covid-19 sangat tinggi di Agam.
Sosialisasi itu sudah disampaikan ke para Camat, Ormas, pemerintah nagari dan juga yang lainnya.

Sosialisasi itu diadakan di Aula Bupati Agam pada Selasa (4/5) lalu, dan juga di Pondok Pesantren Diniyah Pasia pada hari Rabu (5/5/2021). “Sekarang ini kita harus mengingatkan kepada warga Agam dalam mengantisipasi kasus Covid-19 agar terputus penyebarannya di Agam,” katanya. (Rudi)