Sikapi Dugaan Pencaplokan Lahan Jeruklegi Wetan, Kades Evi Sulistyawan Merespon Positif

JayantaraNews.com, Cilacap

Soal laporan pengaduan para ahli waris atas nama almarhum Yatinah San Mochamad, warga Dusun Kalibanjar II, Desa Jeruklegi Wetan, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, melalui Media Online JayantaraNews.com, masih bergulir sorotan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bahwa dari beberapa titik yang diklaim oleh para ahli waris, justru sudah diduduki bahkan dibangun oleh pihak-pihak terkait, layaknya tanah miliknya sendiri. “Sudah adanya beberapa bangunan Bang, seperti Puskesmas dan rumah dinas dokter, bangunan Sekolah Dasar Negeri (SD), pasar, dll,” kata Sumaryono atau karib disapa Semplo, salah satu cucu dari ahli waris almarhum Yatinah San Mochamad.

Semplo mengatakan, “Patut diduga, karena dari dulunya, di Pemerintahan Desa Jeruklegi Wetan sarat dengan permainan. Hingga mereka yang menduduki dan membangun di lahan tersebut beranggapan bahwa lahan dimaksud adalah milik pemerintahan desa setempat,” ujarnya.

Tim Jayantara News yang berkolaborasi dengan Tim Investigasi Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara & Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) Kabupaten Cilacap, yang sudah mendapatkan Kuasa dari keluarga ahli waris sudah berinisiasi melakukan mediasi dengan Pemerintahan Desa Jeruklegi, perihal minta klarifikasi atas dugaan pendudukan tanah yang diduga diklaim (diakui) oleh pemerintahan desa dimaksud.

Baca :
– Jalin Kemitraan Strategis, Kabareskrim & BPI KPNPA RI Bahas soal Mafia Tanah, Tipikor, Pidum hingga Pengawasan Internal – https://www.jayantaranews.com/2021/04/73443/

– Sarat Kongkalikong! Puluhan Tahun Lahan Ahli Waris di Jeruklegi Diduga Dicaplok Pemdes Setempat – https://www.jayantaranews.com/2021/04/73497/

– Soal Dugaan Pencaplokan Tanah Ahli Waris di Jeruklegi Wetan, Camat: Masih Dipelajari – https://www.jayantaranews.com/2021/04/73658/

Setelah melalui beberapa tahapan, kini Tim pun kembali mengajukan Legalisir Buku C Desa dan Surat Keterangan Kepala Desa (SKKD) yang menerangkan bahwa benar pihak desa mengakui atas keberadaan Letter C Desa yang memang aslinya ada di desa.

Evi Sulistyawan selaku Kepala Desa Jeruklegi Wetan, Kabupaten Cilacap yang menanggapi kedatangan Tim Ahli Waris almarhum Yatinah San Mochamad menyikapi positif. “Kalau kami dari Pemerintahan Desa Jeruklegi Wetan selaku unsur pelayanan masyarakat ya netral. Andaikan memang data-datanya ada indikasi menguatkan, ya tinggal dirembuk bersama agar menemui titik temu,” ujarnya.

“Sekiranya memang bisa dipecahkan dengan cara persuasif, ya memang itu yang kita harapkan,” ucap Kades Jeruklegi Wetan, Evi Sulistyawan menyikapi dengan bijak.

Sementara itu, Herawanto, SH., atau karib disapa Bang Uu, selaku Kuasa Hukum Jayantara News sekaligus Kuasa Hukum Ahli Waris almarhum Yatinah San Mochamad, yang didampingi pakar pertanahan Wawan Rusmawan dan Kabid Investigasi BPI KPNPA RI DPD Kabupaten Cilacap (Buyung) mengapresiasi sikap dari Kades Jeruklegi Wetan. “Berarti Pak Kades Jeruklegi Wetan itu tidak hanya paham, namun juga mengerti. Artinya, di saat kenetralannya sebagai Kades yang perannya melayani masyarakat, namun dia juga bijak menyikapi persoalan,” kata Bang Uu, usai pengajuan pelagalisiran dokumen ke Desa Jeruklegi Wetan, Selasa (4/5). (Tim)