Masyarakat Perlu Tahu: BPNT & PKH Satu Program, Beda Bantuan

IMG_20190115_001526

JayantaraNews.com, Kab Bandung

Baru – baru ini, Ketua BPN, PKH dan Pemerintahan Desa Majalaya, mengadakan sosialisasi tentang pemahaman antara Program BPNT dan PKH.

Sosialisasi yang diselenggarakan di aula Desa Majalaya, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, Senin (14/01), tak lain adalah memberikan pemahaman tentang program bantuan yang selama ini menjadi perdebatan di kalangan masyarakat penerima manfaat.

Karena program bantuan BPNT (Bantuan Pemerintah Non Tunai) sering dinilai sama dengan penerima PKH (Program Keluarga Harapan). Padahal, selama ini BPNT dan PKH sangatlah berbeda sekali, dimana Program BPNT hanya mendapatkan bantuan berupa sembako saja, sedangkan PKH menerima sembako dan uang tunai.

Hal inilah yang selalu kurang dipahami oleh masyarakat penerima manfaat, dan sering menjadi cemburu sosial.

IMG_20190115_001112

Maka, atas inisiatif Pemerintah Desa Majalaya, diadakanlah sosialisasi tentang pemahaman Program BPNT dan PKH.

Sosialisasi yang dihadiri oleh warga penerima manfaat, kades dan juga Ketua RT dan RW ini, membahas perbedaan antara Program Bantuan BPNT dan PKH.

Menurut Iskandar, selaku Ketua BPNT Kecamatan Majalaya, saat dimintai keterangannya mengatakan,” Sosialisasi ini merupakan satu bentuk kepedulian Pemerintah Desa Majalaya, tentang perbedaan Program BPNT dan PKH, jadi tidak ada yang dikawatirkan, karena mereka sering menanyakan kenapa BPNT dan PKH berbeda dalam menerima bantuannya,” jelas Iskandar.

” Karena ini menjadi perdebatan dan seolah – olah kita jadi sorotan, maka digelarlah sosialisasi antara BPNT dan PKH, jadi masyarakat harus tahu perbedaannya karena program ini sudah diatur oleh pemerintah,” ungkap Iskandar lagi.

Sosialisasi ini juga tak lain adalah untuk membendung isu – isu yang beredar di masyarakat, bahwa BPNT juga sama dengan PKH, dimana selain menerima bantuan beras juga mendapatkan uang tunai. Padahal, ini jelas sangat berbeda sekali satu sama lainnya.

Sedangkan Kepala Desa Majalaya H Ate Saepudin mengatakan,” Ini lah yang terjadi di lapangan sekarang. Maka supaya tidak timbul su’udzon, diadakanlah pertemuan atau sosialisasi tentang pemahaman BPNT dan PKH.

” Alahmdulillah, setelah diberikan penjelasan, masyarakat pun kini sudah mengerti dan paham tentang Program Bantuan BPNT dan PKH.
Memang, selama ini Pemerintah Desa Majalaya dan Ketua BPNT disorot telah mengambil uang dari penerima manfaat BPNT, karena selalu tidak menerima uangnya seperti PKH. Namun setelah dijelaskan, bahwa Program BPNT dan PKH berbeda, warga pun merasa mengerti dan tidak ada lagi rasa su’udzon, bahwa Kades dan Ketua BPNT Kecamatan Majalaya mendapatkan uang BPNT, yang sama dengan PKH, namun tidak diberikan. Padahal, pada kenyataannya, Program BPNT hanya mendapatkan sembako saja,” jelas Kades Majalaya H Ate Saripudin. (Asep Setiawan)

0Shares