Kesalahpahaman Ojol & Opang Awiligar, Kapolsek Cimenyan: Kondusif! Jaga Keharmonisan Wilayah Masing2

JayantaraNews.com, Cimenyan

Berawal dari para ojek pangkalan Awiligar yang sedang ngencleng (nambal jalan) yang berlubang sembari minta keridhoan para pengendara/pengguna jalan yang konon katanya tanpa ada unsur paksaan.

Namun nyatanya, kegiatan dimaksud berujung ketersinggungan dan berimbas kesalahpahaman antara para anggota ojek pangkalan (Opang) dan ojek online (Ojol), Selasa (6/8).

Iyan Sopyan (Bule), Ketua Ojek Pangkalan wilayah Awiligar dikonfirmasi JayantaraNews.com, Rabu (7/8), mengatakan.

” Sekitar setengah tujuh malam (18.30 WIB), saya mengontrol lokasi (pangkalan), dan ada suara keributan, saya kaget, karena melihat spanduk dan sebagian fasilitas pangkalan sudah dirusak, diduga oleh anggota ojek online,” ungkap Bule, yang juga anggota ojek pangkalan wilayah tersebut.

Menurutnya,” Kita hanya ngencleng seridhonya (seikhlasnya) bagi para pengguna jalan Pak. Karena kita menambal jalan yang bolong-bolong menjelang HUT RI,” terang Bule.

Sementara itu, dihubungi JayantaraNews.com, terkait kesalahpahaman antara Opang (ojek pangkalan) dan Ojol (ojek online) pada Selasa malam, Kapolsek Cimenyan KomPol Sumi M, SH menuturkan,” Ini hanya kesalahpahaman internal warga masyarakat Cibeunying, semoga segera terselesaikan, saya bantu penanganannya dengan seksama,” urainya.

” Konflik internal jangan sampai mengembang. Semoga semua saling menjaga keharmonisan dan kondusifitas di wilayah masing-masing. Jangan hanya karena konflik internal, tapi berimbas meluas,” pungkas KomPol Sumi M, SH Kapolsek Cimenyan.

Pantauan JayantaraNews.com, apapun versi kedua belah pihak, intinya semoga kejadian tersebut dijadikan pembelajaran bagi siapapun untuk lebih mengkoreksi diri, dan bukan saling melempar kesalahan satu sama lain. Mari sama-sama jaga kondusifitas wilayah masing-masing dengan saling menghargai dan menghormati satu sama lain, karena pada dasarnya, kita adalah bersaudara!!!.
(Tim)

0Shares