Perlakukan Tidak Manusiawi, Ketua SP Pasar Jaya: Jangan Takut! Tolak Kerja Rodi Bansos 1,2 Juta

JayantaraNews.com, Jakarta

Perlakuan tidak manusiawi yang dilakukan Direktur Utama Pasar Jaya dalam Pekerjaan Bansos 1,2 Juta tahap pertama, telah melahirkan luka dalam bagi karyawan yang tergabung dalam Serikat Pekerja (SP) Pasar Jaya.

Baca berita terkait: Jelang Akhir Masa Tugasnya, Kinerja Dirut Perumda Pasar Jaya Dinilai AMBURADUL! – https://www.jayantaranews.com/2020/04/55848/

” Dengan adanya kerja Rodi yang terjadi pertama, maka kita telah keluarkan Seruan dari SP Pasar Raya untuk menolak Pekerjaan Bansos Tahap kedua,” demikian Seruan yang disampaikan Ketua SP Pasarjaya Kasman Panjaitan  bersama Presedium KBM, Rabu (29/4/2020).

Adapun Seruan Serikat Pekerja Pasar Jaya (SP PDPJ)  menyampaikan hal-hal sebagai berikut :

1. Bahwa ajakan selebaran itu tidak ada Surat Edaran (SE) resmi yang ditandatangani direksi sebagai bukti ada yang bertanggungjawab.

2. Bahwa saat ini tersebar berita/isu yang tidak jelas dari mana sumbernya di tengah-tengah karyawan, suatu bentuk intimidasi, dimana apabila karyawan tidak mendaftar, maka akan dipotong gaji/tukin.

3. Dengan ini ditegaskan kepada seluruh anggota SP PJ, bahwa ajakan menjadi pejuang pangan tersebut bentuknya sukarela dan bebas, karyawan tersebut memilih mendaftar atau tidak.

4. Bahwa tidak ada dasar hukumnya perusahaan memotong atau mengurangi gaji/tukin karyawan apabila tidak ikut mendaftarkan diri.

5. Pengurus SP PJ telah bersurat kepada direksi mempertanyakan selebaran ajakan menjadi pejuang pangan yang tidak ada aturannya yang jelas

6. Apabila di kemudian hari karyawan yang tidak mendafarkan dirinya ternyata dipotong gajinya/tukinnya/THRnya/, maka serikat pegawai akan melakukan perlawanan atas kebijakan yang sewenang-wenang itu.

7. Pengurus SP PDPJ tidak menganjurkan karyawan untuk ikut mendaftar atau tidak mendaftar karena ajakan selebaran tersebut sifatnya sukarela.

8. Bagi yang sukarela mendaftarkan dirinya ikut kegiatan pengepakan pangan tersebut, agar bukan didasari karena dipaksa pimpinannya dan bukan karena diintimidasi yang menimbulkan ketakutan.

Kami menganjurkan pada waktu bekerja pengepakan pangan tersebut, agar menjaga dirinya dari penularan Covid-19, sebab jika sampai terkena Covid-19 akan membahayakan keluarga dan orang lain.

Pastikan memakai masker, sarung tangan, hindari berkerumun, jaga jarak minimal 1 meter dari orang lain dan minum vitamin imun tubuh agar tetap sehat. Itulah ketentuan pemerintah tentang protokol Covid-19 menjaga keselamatan jiwa kita masing-masing

9. Diimbau kepada anggota SP agar setiap datang ke kantor agar mengisi absensi kehadiran kerja di tempat kerjanya masing-masing di area/pasar/kantor pusat. Karena hal ini yang menjadi dasar penggajian dan tukin.

Demikian diinformasikan kepada seluruh anggota SP agar tidak menjadi takut terhadap adanya intimidasi dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

Tertanda tangan:
Pengurus SP PDPJ. (Tim)

0Shares