Berlatar Belakang Budaya Sunda, BARKODJI Cibeunying Cimenyan Kembali Gulirkan Beras Perelek

JAYANTARANEWS.COM, Cimenyan

Barudak Kosong Hidji (Barkodji) kembali menggulirkan program beras perelek. Ini adalah kebeberapa kalinya dengan tagland “Hirup Sauyunan Kudu Udunan”.

Salah satu inisiator Barkodji Beras Perelek, Nawang Tulus Sasongko mengatakan, bahwa program tersebut adalah
program kegiatan sosial yang diadopsi dari tradisi
leluhur. “Ini sangat luar biasa dan patut dijadikan contoh, karena tradisi tersebut ada di lingkungan masyarakat Kel. Cibeunying, Kec. Cimenyan khususnya, dan Jawa Barat pada umumnya, dengan nama ‘beas perelek’. Dan ini masih membekas di telinga kita, urang Sunda,” kata Nawang melalui JayantaraNews.com, di sela pembagian beras perelek, Jumat (8/10).

Beas Perelek, katanya, salah satu bentuk gotong royong masyarakat dengan berlatar
budaya Sunda dalam rangka mengatasi kesulitan pangan. Tentu hal ini kesulitan yang dialami warga desanya, dengan cara mengumpulkan beras dari setiap suhunan atau rumah.
“Untuk selanjutnya ditampung dijadikan simpanan stau dibagikan kepada warga lain yang kekurangan pangan tersebut,” terang Nawang.

Kegiatan Barkodji beras perelek ini dijalankan setiap minggu di hari Jumat Berkah.

Nawang berharap dukungan sesama warga agar program itu bisa berkelanjutan dalam setiap hari Jumat nya.

Ketua RW 01, Dedi Kurniadi, S.Ip., mengaku siap mendukung kegiatan yang dimotori Barkodji. Dia berharap, mudah-mudahan kegiatan terlaksana dengan baik dan lancar.

”Kami mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang sudah menyumbangkan moril, tenaga, pikiran dan meterilnya. Hingga acara sosial ini terselenggara. Dan kepada Barkodji, terima kasih atas aksinya sehingga kegiatan Bakodji Beras Perelek berjalan sesuai harapan pengurus,” pungkas Dedi. (Tim JN)

0Shares