Drs Kurniadi Sardi Ingin Wujudkan ‘TANGGUH DESAKU’ di Cibiru Hilir Kec. Cileunyi, Kab. Bandung

JAYANTARANEWS.COM, Cileunyi

Pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Kab. Bandung terus mengalami pengunduran. Hal ini tentunya menjadi gunjingan dari sebagian besar calon Kades di Kab. Bandung, meski mereka memahami karena maraknya pandemi COVID-19, dan dari pihak Pemkab pun menunggu instruksi dari Mendagri.

Sebagaimana diketahui, bahwa sebelumnya Pilkades serentak Kab. Bandung yang melibatkan 49 desa akan dilaksanakan pada 14 Juli lalu, kemudian diundur 28 Juli, dan kembali diundur 11 Agustus. Dan informasi terkini,  bahwa pemilihan kepala desa (Pilkades) di Kab. Bandung akan dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 20 Oktober 2021.

“Kita pun paham, bahwa waktu pelaksanaan Pilkades serentak Kab. Bandung 2021 mengalami penundaan terus, karena adanya kebijakan pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Namun Ahamdulillah, meski kita belum menerima surat edaran resmi, namun setidaknya Bupati sudah mengupload, baik di WA Group, Facebook, Instagram, dan sarana lain. Semoga semua sesuai apa yang sudah dijadwalkan.” Demikian disampaikan Drs. Kurniadi Sardi, selaku calon Kepala Desa Cibiru Hilir nomor urut 1, ketika ditemui JayantaraNews.com di kediamannya, RW 09 Desa Cibiru Hilir, Kec. Cileunyi, Kab. Bandung.

Drs. Kurniadi Sardi bersama sang istri Ny. Julaeha Sutisna

“Meski dengan adanya penundaan waktu pelaksanaan Pilkades ini berdampak pada pembengkakan pengeluaran, namun Alhamdulillah, akhirmya ada penentuan waktu, semoga tidak ada perubahan lagi, hehehe,” imbuh Kurnia, sapaan akrabnya berseloroh.

Kurnia, yang jebolan seorang guru (pendidik) di salah satu sekolah menengah di Kota Bandung itu mengatakan, bahwa Pemerintah akan melaksanakan Pilkades serentak, jika zona di Kab. Bandung sudah memasuki level 1 dan capaian vaksinisasi harus 80 persen dari DPT. “Hal ini tentunya dikembalikan lagi kepada masyarakat. Artinya, jika masyarakat, terkhusus di Kab. Bandung bisa saling mengendalikan dan menekan penyebaran COVID-19, hingga semua bisa berjalan dengan aman dan kondusif,” tuturnya.

Kurniadi Sardi, yang membawa slogan : “Ngajadi, Ngabukti, Hijikeun Visi Misi” itu, ingin mewujudkan harapan : “TANGGUH DESAKU” (Taqwa-Amanah-Napak-Gesit-Giat-Unggul-Humanis-Dinamis-Edukatif-Sejahtera-Aman-Kuat-Ukhuwah) di Desa Cibiru Hilir, Kec. Cileunyi, Kab. Bandung. 

Kurnia sampaikan, terlepas siapapun yang terpilih nantinya, agar tetap menjaga kebersamaan, jangan saling gontok-gontokan meski kita berbeda pilihan. “Intinya, mari kita jalin kebersamaan meski beda pilihan, dan bersama-sama mendukung menuju perubahan,” kata Drs. Kurniadi Sardi mengakhiri obrolan. (Tim JN)

0Shares