HomeLintas BeritaLantik Kepengurusan BP3 Periode 2022-2027, Ini Pesan Ketua MPW PP Jawa Barat:

Lantik Kepengurusan BP3 Periode 2022-2027, Ini Pesan Ketua MPW PP Jawa Barat:

0Shares

JAYANTARANEWS.COM, Bandung

Bertempat di Hotel Homan Kota Bandung, Selasa (16/8), Kepengurusan Badan Pengusaha Pemuda Pancasila (BP3) Provinsi Jawa Barat periode 2022-2027 resmi diambil sumpah dan dilantik oleh Ketua MPW Pemuda Pancasila Provinsi Jawa Barat, H. Dian Rahadian. Acara pelantikan tersebut dihadiri langsung oleh Sekjen MPN Pemuda Pancasila H. Arif Rahman, SH.

Tampak hadir pula dari Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) serta pengurus MPW Pemuda Pancasila Jawa Barat, Staf Khusus Gubernur Jawa Barat Bidang hukum dan Pemerintahan, Engkus Kusnadi, yang mewakili Gubernur Jawa Barat karena berhalangan hadir, serta perwakilan BP3 kabupaten/kota se-Jawa Barat.

Dalam sambutan pembukaannya, Khoirullah, SH., selaku ketua panitia menyampaikan, bahwa acara tersebut terselenggara atas kerja sama yang baik seluruh panitia serta partisipasi dari seluruh jajaran dan pengurus BP3 Provinsi Jawa Barat yang baru akan dilantik nanti, ucapnya.

Lebih lanjut Khoirullah menyampaikan ucapan terima kasih kepada Sekjen MPN Pemuda Pancasila yang telah berkenan hadir dalam moment pelantikan BP3 Provinsi Jawa Barat periode 2022-2027, serta khususnya kepada Ketua MPW Provinsi Jawa Barat H. Dian Rahadian, SH., MH.

“Tak lupa kepada para Ketua BP3 kabupaten/kota se-Jawa Barat yang hadir di tempat ini,’ ujarnya.

Sambutan lainnnya disampaikan Ketua BP3 Provinsi Jawa Barat, Ir. Rudi Ahmad NT. Ia mengatakan; “BP3 saat ini terlahir berdasarkan PO 07 MPN 2020, dimana di dalamnya terkumpul para pengusaha di semua sektor, baik di bidang jasa konstruksi, mekanikal elektrikal, serta bidang-bidang lainnya,” tutur Rudi.

Rudi mengatakan, “Terlahir dari anggota Ormas Pemuda Pancasila Provinsi Jawa Barat yang tergabung dengan BP3 Jawa Barat, dimana selaku Pembina Ketua MPW Pemuda Pancasila yang akan terus memberikan arahannya, serta yang tergabung dengan BP3 Jawa Barat, rekan-rekan dari pakar hukum dan lawyer yang diharapkan ke depannya dapat membantu jika BP3 Jawa Barat menghadapi persoalan hukum,” ungkapnya.

“Kita telah sepakati, melalui BP3 Jawa Barat akan membangun ekonomi kreatif, dimana ekonomi kreatif ini akan terwujud dengan terjalinnya sinergitas dan kemitraan yang baik antara BP3 Jawa Barat dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” tegas Rudi.

Sementara, sambutan dari Gubernur Jawa Barat dalam pesan teksnya yang dibacakan oleh Staf Khusus Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Engkus Sutisna,vmenyampaikan apresiasi atas pelantikan BP3 Provinsi Jawa Barat sebagai momentum konsolidasi dan sinergitas keluarga besar Pemuda Pancasila Jawa Barat untuk memajukan organisasi, sehingga Ormas Pemuda Pancasila dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Jawa Barat, tuturnya.

“Momentum bangkitnya ekonomi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Jawa Barat, tidak akan tercapai tanpa adanya kerja sama dan gotong royong dari seluruh masyarakat Jawa Barat. Terlebih para pengusaha muda yang tergabung dalam wadah BP3 Jawa Barat,” tandas Engkus.

Di kesempatan yang sama, Ketua MPW Pemuda Jawa Barat, H. Dian Rahadian, SH., MH., dalam sambutannya menyampaikan; sekalipun keberadaan Pemuda Pancasila dianggap sebuah organisasi yang meresahkan dan merasa segan, tapi Alhamdulillah, ternyata pengusaha-pengusaha besar masih ingin bergabung dengan Pemuda Pancasila Jawa Barat, ucapnya.

Dian Rahadian katakan; “Insya Allah, Pemuda Pancasila semakin hari, anggota maupun kader yang bergabung perilakunya makin mengedepankan kerohaniaan,” ulasnya.

Dikatakannya, “Ada 8 badan lembaga yang wajib dibentuk sudah diterbitkan SK dan dilantik, di antaranya Badan Pembelaan Hukum, BP3, Badan Kebencanaan, Badan Buruh dan Tenaga Kerja, Badan KTA, Badan Kaderisasi, dan Badan Pemuda Olahraga. Dan dengan soliditas, saatnya nanti mampu menyelesaikan target dari Ketua Umum, dimana membebankan 580 ribu anggota di Jawa Barat,” terangnya.

Menyinggung terkait dukungan terhadap Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Dian mengatakan, bahwa Pemuda Pancasila adalah Ormas yang komitmen dan tidak bergeser dalam dukungannya. “Jadi jika masih berkeinginan untuk maju di tahun 2024, maka harus segera buru-buru merapat, jangan sampai ketika ada maunya barulah merapat,” kelakarnya.

Sambutan penutup disampaikan Sekjen MPN Pemuda Pancasila, H. ARif Rahman, SH., yang juga menjabat sebagai Staf Khusus Presiden. Ia mengatakan; “Harus diakui, bahwa Pemuda Pancasila secara image negatif, tapi perlu disampaikan kepada gubernur bahwa kita beda dengan Ormas lainnya, baik secara loyalitas, integritas dan selalu memberikan dukungan yang pasti. Kita tidak pernah menjadi penghianat terhadap siapapun yang kita dukung,” tegasnya.

Pemuda Pancasila bukan saja menjadi sebuah organisasi masa sosial politik saja, tapi harus menjadi organisasi kekuatan ekonomi. Dimana dengan masuknya Hasan Rasid yang kita dukung menjadi Ketua Umum Kadin, beliau memiliki komitmen terhadap Pemuda Pancasila. Beliau memiliki beberapa lembaga Perbankan, tentunya dapat kita maksimalkan untuk mengembangkan potensi-potensi yang ada di daerah. Oleh karena itu, kepada Ketua BP3 Jabar harus bekerja secara profesional. Jangan sampai memberikan gambaran saja, tapi harus kongkret dalam kinerjanya,” tutupnya. (AZ)

0Shares
Stay Connected
16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe
Must Read
Related News