HomeLintas BeritaPembangunan Prasarana Pengendalian Banjir di Desa Rawa Apu Sudah Rampung, Heru Ismu...

Pembangunan Prasarana Pengendalian Banjir di Desa Rawa Apu Sudah Rampung, Heru Ismu Kuntadi: Warga Jangan Cemas Lagi

0Shares

JAYANTARANEWS.COM, Cilacap

Paket pekerjaan pembangunan prasarana pengendalian banjir sungai Citanduy hilir di Kabupaten Cilacap bagian barat rampung sudah. Pekerjaan yang digarap oleh CV BAYU MANDIRI ini bahkan kelar dan rampung sebelum waktu yang sudah ditentukan dari jadwal 180 hari kalender kerja, dari mulai pengerjaan tertanggal 5 Juli 2022.

Pekerjaan yang menelan anggaran sebesar Rp9.431.117.368,00 yang bersumber dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) ini terasa bisa mengobati kecemasan warga Desa Rawa Apu, Kecamatan Patimuan, Kabupaten Cilacap bagian barat, khususnya warga yang bermukim di sekitaran bantaran sungai Citanduy.

Saat ditemui JayantaraNews.com di lokasi pekerjaan, Heru Ismu Kuntadi, ST., seorang aktivis peduli lingkungan yang notabene masih warga pribumi dan kebetulan ikut mengawal selama pekerjaan berlangsung menyampaikan; “Sebagai warga yang peduli, saya memang ikut mengawal pekerjaan ini mas. Alhamdulillah, sekarang sudah beres tanpa ada kendala, semua ini berkat kerja sama semua pihak yang terlibat, serta para pekerja yang profesional tentunya. Lihat saja hasilnya mas,” kata Heru Ismu Kuntadi.

Masih di tempat yang sama, Taat Anjar Paweko, yang sering disapa Mas Taat ini, pihak yang mewakili perusahaan menambahkan; “Alhamdulillah, pekerjaan lancar dari awal sampai dengan selesai. Walaupun kemarin sempat tertunda beberapa hari, karena beberapa kali diterjang banjir, dan lokasi pekerjaan terendam air, jadi para pekerja dan alat berat kami liburkan sampai air surut baru kami lanjutkan,” ujarnya.

Disinggung soal kualitas material, Taat menjelaskan, “Kami memakai material batu yang sudah jelas kualitasnya dan ada uji labnya mas. Dan untuk teknik pemasangan batu, kami memakai tenaga yang cukup profesional. Terbukti, meskipun beberapa kali diterjang banjir dengan arus yang cukup deras, namun bangunan masih kokoh,” imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Wawan Oji dari perusahaan konsultan yang ditunjuk. Ia mengatakan; “Kalau selama pekerjaan hampir tidak ada kendala. Adapun kemarin terkena banjir, itu wajar. Memang waktunya juga pas musim penghujan, dan faktor alam tidak ada dalam schedule,” ujarnya.

Di lain tempat, Bambang Wiantoro, selaku Kepala Desa Rawa Apu, mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah mensukseskan pekerjaan tersebut. “Ini adalah kerja sama yang baik antara perusahaan dan masyarakat. Saya juga sangat berterima kasih kepada pihak BBWS yang selalu tanggap dengan keluhan kami. Terbukti, laporan dan proposal yang saya bawa ditanggapi dan langsung ditindaklanjuti mas,” ujarnya.

Di akhir perbincangan, Heru menambahkan, bahwa masyarakat kini bisa tidur nyenyak mas. Karena kita tahu, sebelum proyek ini digarap, masyarakat Rawa Apu, khususnya yang bermukim di pinggir tanggul selalu cemas, mengingat bantaran sungai hanya berjarak sekitar 6 sampai 7 meter. Bahkan ada yang hanya berjarak 3 meter dari tanggul ke bibir sungai. Kalau tidak segera ditangani, bantaran akan hilang terkikis, dan bukan tidak mungkin tanggul pun lama-lama akan jebol karena tidak kuat menahan arus sungai, dan dampaknya warga yang jadi korban,” urainya.

“Saya pribadi salut dengan Pak Kades yang selalu tanggap dengan kecemasan warganya. Dan saya berterima kasih kepada pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) yang selalu mengedepankan yang harus didepankan,” pungkasnya. (Adipati JN)

0Shares
Stay Connected
16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe
Must Read
Related News