HomeLintas BeritaNasabah Merasa Ditipu, Oknum Mantri Bank BRI Pamarican Ciamis akan DiPolisikan

Nasabah Merasa Ditipu, Oknum Mantri Bank BRI Pamarican Ciamis akan DiPolisikan

  

JAYANTARANEWS.COM, Ciamis 

Hati-hati terhadap oknum petugas lapangan atau biasa disebut ‘mantri’, yang menawarkan pinjaman uang di Bank BRI KCP Unit Pamarican Ciamis dengan bermoduskan pinjam nama. Hal itu menyusul adanya informasi, bahwa ada salah satu nasabah bernama Cahlin yang merasa ditipu dan dirugikan oleh salah satu oknum mantri dari Bank dimaksud.

Melalui JAYANTARANEWS.COM, Cahlin mengungkapkan, bahwa pengajuan pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang digadang-gadang cair untuk keperluan usahanya, namun malah diduga ditilep oleh salah seorang oknum mantri Bank BRI Pamarican Ciamis berinisial IR.

Cahlin, yang merupakan warga Dusun Mekarsari RT/RW 013/003 Desa Cikupa, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, awalnya mengajukan pinjaman uang sebesar 50 juta rupiah melalui seorang petugas lapangan atau mantri, dengan tujuan untuk modal usaha. Namun setelah diketahui adanya tanda-tanda pencairan, pinjaman tersebut katanya tidak seutuhnya diterima oleh Cahlin, melainkan hanya setengahnya, yakni 25 juta rupiah. 

Bahkan, uang sebesar 25 juta rupiah pun yang akan diterima oleh Cahlin, 10 jutanya untuk menutup sisa tunggakan sebelumnya ke Bank BRI, sedangkan sisa yang tinggal 15 juta rupiah, diberikan oleh oknum IR dengan cara dicicil. 

Lebih parahnya lagi, bukan hanya uang saja yang diduga ditilep. Bahkan, buku tabungan beserta ATM Cahlin pun dipegang oleh oknum mantri IR. Dan lucunya, setelah ATM milik Cahlin kosong alias tidak ada isinya, baru kemudian buku tabungan berikut ATM nya dikembalikan. Miris..!!!

Kepada JAYANTARANEWS.COM, Cahlin mengugkapkan, bahwa dirinya harus menanggung beban cicilan sebesar 50 juta rupiah ke Bank BRI tersebut.

Menindaklanjuti atas keluhan dan aduan dari saudara Cahlin, dan guna menggali keterangan agar informasi yang diserap akurat, hingga JAYANTARANEWS.COM pun mencoba menyambangi Kantor Bank BRI Pamarican, untuk menemui Kepala Bank BRI dan meminta klarifikasi. 

Namun saat dikonfirmasi pada Selasa, 11 Juni 2024, dan dilontarkan beberapa pertanyaan terkait adanya dugaan yang merugikan salah satu nasabah yang diduga dilakukan oleh bawahannya, Asri, selaku Kepala Bank BRI dimaksud tidak dapat memberikan keterangan secara jelas. Sempat beberapa kali didatangi untuk dimintai klarifikasi, namun yang bersangkutan selalu menolak.

Bahkan, ketika pada Rabu, 12 Juni 2024 didatangi lagi, namun dengan perilaku pongahnya, Asri langsung menutup pintu ruangannya rapat-rapat, seakan enggan untuk ditemui awak media.

Kini terdengar informasi, bahwa oknum mantri inisial IR, kabarnya sudah dipindahkan ke Kantor BRI Cabang area lain. 

Selintas publik pun bertanya-tanya. Kenapa tidak diberikan sanksi secara tegas oleh atasannya? Bahkan terkesan adanya bentuk perlindungan terhadap oknum tersebut.

Merasa dirugikan, baik materil maupun imateril, hingga Cahlin pun akan membawa permasalahan tersebut ke ranah hukum. (BS)

Stay Connected
16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe
Must Read
Related News