Satgas Citarum Maksimal Tuntaskan Predikat Sungai Terkotor Sedunia

IMG-20190115-WA0158

JayantaraNews.com, Bandung

Dengan dilakukannya evaluasi 1 tahun Citarum Harum di Gedung Graha Manggala Siliwangi Jl Aceh No 66 Merdeka Sumur Bandung, harapannya semua pihak tahu, khususnya pemerintah daerah, bahwa Satgas Citarum sudah bekerja dalam menuntaskan predikat sungai terkotor sedunia. Citarum sudah mengalami perubahan, tidak seperti dulu. Sungai Citarum menjadi lahan sampah dan limbah cair dari pihak – pihak yang tidak peduli lingkungan.

Perwakilan dari Kemenkomaritim Tb Haeru saat hadir menjelaskan, bahwa masyarakat juga harus peduli dan ikut andil, karena masalah Citarum ini global konfliknya, dan hanya TNI saja yang bisa terjun menanggulanginya. Saat ini aturan terkait baku mutu sudah ada perubahan sejak satu tahun yang lalu, hanya tinggal tunggu saja pengesahaannya, dan harus dikawal. ” Ini peran dan tugas media juga untuk mengawal dan mendampinginya, coba bantu rekan – rekan semua, Dansatgas juga harus aktif turun untuk pembenahan,” ucapnya.

Pangdam III Siliwangi Mayjen Tri Soewandono menyampaikan,” Dana 300 milyar yang akan dikucurkan tahun 2019 ini, dinilai kurang,  karena masih banyak yang harus dipersiapkan, salah satunya alat berat dan kebutuhannya, belum lagi yang lain – lain. Kita masih hitung dan kalkulasikan dulu, yang penting kinerja prajurit kami (Satgas Citarum) akan tetap dimaksimalkan, dan terus berkordinasi dengan pihak – pihak terkait, penanganan hukum itu Polda Jabar,” jelasnya.

Beberapa tokoh dan aktivis peduli lingkungan, yang pada kesempatan itu diwakili Mang Utun, meminta semua pihak untuk bekerja secara baik dan benar, khususnya dalam penindakan hukum di wilayah Jabar. Ia meminta kepastian yang jelas untuk menindak, dan aturan juga harus ditegakan, harus adil dan tegas, jangan menindak pelanggar kecil terus, tapi pelanggar yang besar juga ditindak. Kalau masalah Citarum harus ada ketegasan, dan BBWS harus tanggung jawab dalam menangani sungai, paparnya.
(Hendra)

0Shares