Pemko Bukittinggi Dukung Penuh Giat Tabligh Akbar Di Bukit Ambacang

IMG-20190303-WA0063

JayantaraNews.com, Bukittinggi

Jajaran Pemerintah Kota Bukittinggi berkerjasama dengan Panitia Tabligh Akbar Ustadz Abdul Somad kemarin adakan koordinasi di Balaikota, Sabtu (2/3/2019).

Di dalam rapat dan prosesnya, Pemko Bukittinggi yang baru saja diberikan surat resmi, mendukung penuh kegiatan tabligh akbar yang dilaksanakan Minggu 3 Maret 2019, di Bukit Ambacang, sekitar Jam 07.00 WIB.

IMG-20190303-WA0099

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, SH menjelaskan,” Sampai hari Jum’at malam, Pemko Bukittinggi belum menerima surat apapun dari panitia pelaksana. Sehingga tidak ada yang dapat dilakukan Pemda setempat untuk membantu pelaksanaannya,” tuturnya.

Sangat perlu dijelaskan, kami dari Pemko Bukittinggi baru saja terima surat resmi, terkait undangan serta meminta dukungan dan kerjasama dari Pemko untuk terselenggaranya Tabligh Akbar. Surat masuk pagi ini (Sabtu-red), setelah kami terima, apapun item yang diminta akan kami bantu semaksimal mungkin,” ulasnya.

Wali kota menambahkan, memang dari awal setelah mendapat informasi, Pemko merekomendasikan pelaksanaan tabligh akbar itu di lapangan kantin. Namun, Pemko Bukittinggi juga tidak mengetahui apa penyebabnya, pelaksanaan tabligh akbar ini dipindahkan ke Bukit Ambacang.

” Menurut saya, jangan dipolitisir nantinya, kami tidak ingin masyarakat menilai Pemko tidak peka dengan kegiatan ini dan disalahkan warga, seperti yang beredar di medsos. Kami tidak terima itu, padahal, secara resmi surat baru masuk pagi ini.

Pemko pun sebenarnya memang berniat mengundang Ustadz Abdul Somad, setelah Pilpres 2019 mendatang,” tegasnya.

Kemudian, Wali Kota Ramlan Nurmatias, SH juga berpesan,” Kegiatan ini jangan sampai ditunggangi dengan unsur politik”.

Acara ini adalah acara kegiatan keagamaan yang harus dijadikan pemersatu ummat.

Tabligh Akbar momentum pencerahan agama, jangan sampai dipolitisir. Jangan sampai ada yang pakai atribut partai. Panitia diminta untuk membuat surat pernyataan agar pelaksanaan tabligh akbar bebas dari unsur politik,” tutupnya.

Salah seorang panitia tabligh, Ustadz Anto, menyampaikan permintaan maaf kepada segenap jajaran Pemerintah Kota Bukittinggi atas keterlambatan masuknya surat dari kami kepada Pemerintah Kota,” sebutnya.

” Kami mengakui surat baru masuk pagi ini. Kami meminta maaf dan sekaligus berterimakasih atas dukungan penuh dari Pemerintah Kota. Semoga pelaksanaan tabligh akbar bersama Ustadz Abdul Somad besok, dapat berjalan aman dan lancar sampai akhir acara. (Zul)

0Shares