Heboh, Oknum BC Batam Diduga Embat Cewek Cantik Hingga Hamil 4 Bulan

JAYANTARANEWS.COM, Batam Kepri

“Cinta memang buta”. Mungkin itulah pepatah yang pantas disandangkan pada dua insan manusia yang dimabuk cinta. Hubungan tak selayaknya itu terjadi di Kota Batam, hingga Y (27) harus hamil 4 bulan. Dan kini, ke 2 insan manusia yang dimabuk cinta itu berakhir duka.

Kisah ini bukan dalam serial drama ataupun sinetron, namun kisah nyata yang menimpa seorang wanita berparah cantik, yang tengah menjalin hubungan dengan seorang oknum BC Batam berinsial MI (35) yang notabene sudah berkeluarga dan memiliki istri alias bukan bujang tulen.

Dan konon katanya pula, oknum BC Batam ini sudah memiliki 3 orang anak, buah dari pernikahannya.

Y mengisahkan, dirinya mengenal oknum BC MI, bermula dari perkenalannya melalui aplikasi dado, dan berlanjut kepertemanan hingga kehubungan serius.

Bak gayung bersambut, perempuan cantik berinisial Y itu akhirnya mau menjalin hubungan terlarang, hingga harus merelakan tubuh moleknya dijarah dan diobok-obok oknum BC Batam yang baru dikenalnya 7 bulan belakangan ini.

Nasi sudah menjadi bubur, kini kandungan Y sudah menginjak 4 bulan lebih. Namun apalah daya, oknum BC berinisial MI itu malah diduga hendak lari dari tanggung jawab.

Berkali-kali perempuan berparas cantik tersebut bertemu dan meminta pertanggungjawaban. Namun selalu jawaban kekecewaan yang ia dapatkan.

Sembari berlinang air mata, Y mengisahkan kepada awak media dan mengatakan, bahwa MI bekerja sebagai Capten Kapal di BC PSO Sekupang, dan ia bekerja dari tahun 2006 hingga kini.

“Kini aku sudah mengandung, dan terakhir di USG sudah 18 minggu atau menginjak 4 bulan lebih,” ungkap Y, seraya menambahkan, “Bahkan sejak awal sudah kusampaikan terkait kehamilan ini, cuman responnya sampai saat ini tak ada.”

Dulu ia berjanji mau menikahi, namun nyatanya seperti ini. Apalagi ia menyampaikan, bahwa hubungan dengan keluarganya pun sudah tidak baik lagi. “Dan parahnya, 1 bulan ini tidak ada kabar sama sekali. Pihak keluarga kami sudah mengetahui, begitupun keluarganya,” urai Y sembari matanya berkaca-kaca.

“Saat itu pihak keluarga kami marah, dan meminta pertanggungjawaban dari pihak laki-laki, kami pun pernah mendatangi rumahnya, tapi malah diusir,” kenangnya dengan nada lirih.

“Harapanku, bertanggungjawablah dengan kondisi ku sekarang ini,” harap Y dengan nada sedih.

Saat awak media mengkonfirmasi MI melalui pesan WhatsAppnya dan menanyakan permasalahan dengan Y, WhatsApp terbaca, namun tidak ada respon.

Begitu pun Humas Bea dan Cukai Batam, Undani. Dihubungi dan dikonfirmasi hingga berita ini ditayangkan, namun tidak adanya jawaban. (Tim JN)

0Shares